Korem 072/Pamungkas Canangkan Zona Integritas

Korem 072/Pamungkas Canangkan Zona Integritas


Danrem 072/Pamungkas berfoto bersama para Dandim di lingkungan Korem 072 usai penandatanganan piagam pencanangan Zona Integritas di d'Barrack Cafe Timoho, Jumat (14/12/2018).

KABRMERAHPUTIH.NET – Sebagai wujud komitmen serius dalam menyelenggarakan tata kelola pemerintahan yang baik, Korem 072/Pamungkas mencanangkan zona integritas, Jumat (14/12/2018). Pencanangan yang dilakukan di d’Barrack Café juga dihadiri Kakanwil Perbendaharaan dan Kepala KPPN Yogyakarta.

Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni SIP dalam sambutannya mengungkapkan, pencananganan zona integritas merupakan implementasi dari niat untuk menyelenggaakan tata kelola pemerintahan yang baik. Sehingga dalam pelaksanaan tugas secara administrasi sesuai tata kelola yang benar.

“Kemudian mendorong untuk berperilaku yang baik dan semangat melayani. Dengan zona integritas ini diharapkan tata kelola di jajaran Korem 072 dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” ucap Danrem usai pencanangan.


Danrem 072/Pamungkas menunjukkan Piagam Pencananganan Zona Integritas didampingi Kakanwil Dirjen Perbendaharaan dan KPPN Yogyakarta, Jumat. 

Danrem mengungkapkan, dengan pencanangan zona integritas seluruh anggota Korem 072 dapat menyelenggarakan tugas jauh lebih baik lagi. Selain itu dari sisi administrasi juga dapat dipertanggungjawabkan. Dari sisi pelayanan, juga untuk selalu memberi pelayanan yang baik.

Zona integritas sendiri adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajajanya mempunyai komitmen untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi/ wilayah birokrasi bersih melayani melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Melalui pembangunan Zona Integritas diharapkan unit kerja yang telah mendapat predikat WBK (wilayah bebas korupsi) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM), dapat menjadi pilot project dan benchmark untuk unit kerja lainnya.


Danrem 072/Pamungkas, Kasrem 072, para perwira Korem, Kapolresta, perwakilan Lanus Adisutjipto dan Lanal Yogyakarta berfoto usai pencanangan zona integritas, Jumat pagi.

WBK adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja. 

Sementara WBBM adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian  besar manajemen perubahan, penataan terlaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan , penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan kualitas pelayanan publik.


Penandatanganan Piagam Pencanangan Zona Integritas dilakukan Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI M Zamroni disaksikan Nurhidayat dari Kanwil Dirjen Perbendaharaan dan Istu Wahyudi dari KPPN Yogyakarta. Penandatanganan Piagam diikuti seluruh Dandim di lingkungan Korem Pamungkas. KMP2
Read More
Danrem 072 Hadiri Penghijauan di Ketep Sawangan

Danrem 072 Hadiri Penghijauan di Ketep Sawangan


KABARMERAHUTIH.NET – Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI M Zamroni menghdiri kegiatan penghijauan berupa penanaman bibit pohon yang digelar Kamis (13/12/2018) di Dusun Puluhan, Ketep, Sawangan, Magelang. Kegiatan diinisiasi Kodim 0705/Magelang.

Penanaman pohon bertujuan untuk melakukan penghijauan di lahan kritis yang melibatkan TNI, Polri, mMasyarakat sekitar Ketep dan para pelajar. Adapun tanaman yang ditanam adalah jenis buah-buahan yang terdiri dari pohon jambu biji, Jeruk, alpukat, kelengkeng dan juga pohon kopi robusta dengan total jumlah tanaman 1.300 batang.

Danrem mengungkapkan, tujuan dilaksanakannya penanaman pohon di wilayah Ketep dalam rangka optimalisasi lahan kritis dan pencanangan rintisan desa wisata yang berbasis lingkungan, dan juga dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika (HJK) tahun 2018. Dengan adanya penanaman pohon buah-buahan ini diharapkan ke depan dapat menjadi destinasi wisata baru di Dusun Puluhan.

“Dusun ini dekat dengan obyek wisata Ketep Pass, sehingga apabila tanaman buah ini berhasil ke depan dapat menjadikan Dusun Puluhan ini menjadi tempat wisata alternative,” ungkap Danrem.

Lebih jauh Danrem mengungkapkan, kegiatan sengaja melibatkan pelajar agar mereka lebih mencintai lingkungan. Bahkan pelajar SMA dari Tanggerang yang sedang melaksanakan study di Dusun Puluhan turut dilibatkan. 

“Sehingga mereka juga ikut merasakan bagaimana cara menanam pohon yang baik, dan kelak mereka memiliki kebanggan tersendiri apabila suatu saat mereka berkunjung ke Dususn Puluhan ini tanaman mereka sudah berbuah,” terangnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Brigjen TNI Maruli Simanjuntak Mantan Kasdam IV/Diponegoro yang saat ini menjabat sebagai Danpaspampres, hadir juga Bupati Magelang yang diwakili oleh Asisten 3 Drs. Endra Endah  Wacana, Kajari Magelang Eko Hening Wardono, Wakil Ketua DPRD Magelang Drs. Suharno, Danrindam IV/Diponegoro Kolonel Inf Amrin Ibrahim, Dandim 0705/ Magelang  Letkol Arm Kukuh Dwi Antono, Satkorlak BBWSSO bapak Yanto  Kapolres Magelang yang diwakili Kompol Subianto dan Forkopimcam Sawangan. KMP2


Read More
Ternyata, 80 Persen Korupsi dari Pengadaan Barang dan Jasa

Ternyata, 80 Persen Korupsi dari Pengadaan Barang dan Jasa


KABARMERAHPUTIH.NET - Kejaksaan Tinggi DIY saat ini lebih berkonsentrasi dalam penegakan hukum terkait pengadaan barang dan jasa. Hal itu dikarenakan mayoritas kasus korupsi modusnya dari pengadaan barang dan jasa.

"Data dari KPK, 80 persen korupsi modusnya dari pengadaan barang dan jasa. Kita prihatin dengan itu, karena begitu besar kasus korupsi dari pengadaan ini (barang dan jasa)," terang Kristanti, yang mewakili Kajati seperti dilansir Wartakonstruksi.com.

Dia menerangkan, bukan hanya ranah pidana saja yang bersinggungan dengan pengadaan barang dan jasa, namun juga ranah perdata. Pihaknya mengaku akan terus mengawal pembangunan baik di pusat maupun di daerah, dikarenakan itu merupakan bagian dari pelaksanaan dari kejaksaan. Adanya tim TP4D juga bertujuan agar pengadaan barang dan jasa lancar.

Saat ini kejaksaan lebih mengutamakan pencegahan daripada penindakan represif. Dahulu pihaknya tidak mengutamakan pencegahan, sehingga banyak orang masuk penjara, sehingga berdampak banyak orang tidak mau berkerja di bidang pengadaan yang berakibat turunnya penyerapan anggaran.

Bahkan, ada tindakan namun ada korupsi dalam penanganan korupsi. Di antaranya sipir penjara bisa disuap oleh narapidana sehingga munculnya hotel mewah dalam penjara. Kemudian, Presiden memerintahkan agar aparat penegak hukum lebih mengutamakan pencegahan karena dianggap lebih efektif.

Menurutnya, dalam tahun ini dirinya belum menemukan kasus terkait pengadaan barang dan jasa yang masuk dalam level penyidikan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan APIP dan kepolisian untuk mencegah terjadinya pelanggaran tersebut, kalau sudah terjadi, maka pihaknya akan menindaklanjuti secara represif. 


"Kami juga tekankan, jangan ada kriminalisasi di bidang pengadaan barang dan jasa ini. Jangan sampai yang melanggar administrasi, kemudian dimasukkan ke dalam pidana," kata Kristanti.(*)
Read More
Peringati HJK ke-73, Korem 072 Tanam 10.000 Bibit Pohon di Temuwuh

Peringati HJK ke-73, Korem 072 Tanam 10.000 Bibit Pohon di Temuwuh


Kabarmerahputih.net – Korem 072/Pamungkas melaksanakan program penghijauan di Dusun Tajan, Temuwuh, Dlingo, Bantul, Sabtu (10/12/2018). Penghijauan dengan menanam 10.000 pohon ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika (HJK) ke-73.

Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Muhammad Zamroni dalam sambutannya mengatakan, selain dalam rangka memperingati HJK ke-73, kegiatan penghijauan juga implementasi nilai kejuangan TNI AD dengan melibatkan seluruh unsur baik Pemda, Polri dan lainnya.

Hal ini menunjukkan sinergitas antara TNI AD dengan segenap komponen masyarakat di Bantul terjalin cukup solid. “Mari hal-hal yang positif ini kita jaga dan pertahankan untuk keamanan serta situasi yang sudah kondusif ini demi kelancaran pembangunan di Kabupaten Bantul,” ajak Danrem. 

Danrem juga menyampaikan terimakasih kepada BP DAS yang sudah menyiapkan bibit pohon penghijauan sehingga kelak Kabupaten Bantul tidak kesulitan air bersih lagi, karena dengan penghijauan dapat menjadi pengikat sumber air bersih. Bibit pohon yang ditanam terdiri dari Jeruk, sirsak, nangka, durian rambutan dan lain-lain.

Lebih lanjut Danrem mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan mendukung program penghijauan ini untuk kesinambungan hidup generasi yang akan datang, ingatlah “alam ini bukan warisan nenek moyang untuk  kita, melainkan titipan untuk anak cucu kita”. (*)


Read More
Keterlaluan, Jalan Desa Pleret Ini Dibiarkan Berlubang

Keterlaluan, Jalan Desa Pleret Ini Dibiarkan Berlubang


Jalan desa ini dibiarkan rusak dan berlubang. Bukan hanya hitungan bulan tapi sudah tahunan kondisinya seperti ini. Foto: dok Warta Konstruksi

Kabarmerahputih.net – Selain faktor pengendara, kondisi jalan turut mempengaruhi keselamatan di jalan. Jalan yang berlubang sangat rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Jika dibiarkan tanpa perbaikan justru bakal merugikan banyak orang.

Kondisi jalanan yang kurang baik ini terlihat salah satunya di jalan desa Pleret Bantul. Jalan Kanggotan II dan jalan Bedukan Kidul, sebagai jalan alternatif dari Balai Desa Pleret menuju Tugu Keputren, Pasar Pleret dan Polsek Pleret terlihat masih banyak yang bolong dan pinggir jalan juga tidak rata.

Penjaga toko makanan ternak di dekat Tugu Keputren, Yusmi (33) berharap jalan berlubang yang tidak jauh dari tempatnya bekerja itu segera diperbaiki. "Sebaiknya cepat diperbaiki jalannya. Soalnya lubang itu kalau dilewati kendaraan dan bannya masuk lubang itu, bisa menimbulkan kecelakaan," katanya.

Yusmi juga menerangkan, sebelumnya lubang di jalan itu cukup parah. Beruntung ada warga yang peduli sehingga di bagian atasnya diberi tanah bercampur batu krikil, sehingga lubangnya tidak terlalu parah lagi. Pemberian campuran tanah itu sekitar sebulan yang lalu dan lubang-lubang tersebut sudah bertahun-tahun ada di tempat itu namun tidak ada yang mengurus.

Jalan tersebut ramai karena merupakan jalan alternatif ke Polsek Pleret, Pasar Pleret, dan Kecamatan Pleret. Sehingga, jalan yang termasuk ukuran sempit itu rawan kecelakaan.

Senada diungkap Bambang (60). Pekerja di perusahaan penyamakan kulit yang terletak di Jalan Kanggotan II itu ingin agar lubang-lubang di jalan tersebut diperbaiki. "Pengennya sih ditambal, soalnya lalu lintas jadi kurang nyaman. Jalan bolong mengakibatkan rawan kecelakaan. Saya beberapa kali lihat ada kecelakaan di sini," terang Bambang. 

Camat Pleret M Alwi mengklaim sudah melakukan pengecekan kondisi jalan dan melaporkannya ke Pemkab Bantul. Namun tindak lanjutnya masih menunggu kabar. "Itu jalan desa, sudah saya laporkan. Masih nunggu (kabar selanjutnya)," ucap Alwi kepada Warta Konstruksi, kemarin.

Dia menerangkan, pembangunan jalan tersebut direncanakan masuk Bidang Perumahan dan Permukiman Dinas PUPK Bantul. Terkait itu, pemeliharaan jalan desa tersebut akan diupayakan perbaikan tahun depan.

Alwi pun berharap laporannya ditindaklanjuti dengan cepat dan baik. Hal itu agar tidak ada lagi lubang di jalan itu sehingga meminimalisir kecelakaan.


Sumber : Warta Konstruksi
Read More