Penghuni Tidak Punya Alas Hak, 3 Rumah Dikosongkan Paksa

Penghuni Tidak Punya Alas Hak, 3 Rumah Dikosongkan Paksa


Anggota Korem 072 mengosongkan rumah yang penghuni tidak memiliki alas hak di bekas asrama Korem di Patuk, Ngampilan. Foto: Dok

Kabarmerahputih.net – Komando Resor Militer (Korem) 072/Pamungkas akhirnya mengambil tindakan tegas. Selasa (16/10/2018) Korem melakukan penertiban dengan mengosongkan tiga rumah di lokasi bekas asrama Korem 072 di Patuk, Ngampilan, Kota Yogyakarta.

Penertiban terhadap tiga rumah dilakukan karena ketiganya sama sekali tidak memiliki alas hak untuk tinggal di tanah sultan atau Sultan Ground (SG) yang pengelolaannya diserahkan kepada Korem 072. “Ini baru awal untuk menunjukkan bahwa kami serius melakukan penertiban,” ucap Danrem 072 Brigjen TNI Muhamad Zamroni dalam jumpa pers usai penertiban.

Danrem menjelaskan, kawasan yang ditertibkan awalnya merupakan daerah yang dikuasai Kowilhan. Hanya saja setelah Kowilhan dibubarkan, lahan itu kemudian dibagi antara lahan yang dikelola TNI AD dan lahan yang dikelola kepolisian.

“Yang kita tetribkan itu lahan yang dikelola TNI dalam hal ini Korem 072. Yang dikelola kawan-kawan dari kepolisian masih ada persis di sebelah kami,” terang Danrem.

Danrem menjelaskan, secara keseluruhan sebenarnya ada 40 rumah yang akan ditertibkan di kawasan itu. Hanya saja, dari jumlah itu 10 di antaranya masih tercatat memiliki hak untuk menghuninya sedangkan 30 lainnya sudah tidak memiliki hak.

Sesuai ketentuan, ungkap Danrem, yang masih memiliki hak adalah pensiunan hingga wara kawuri. Namun faktanya, cukup banyak penghuni yang sudah tidak memenuhi syarat sesuai ketentuan yang ada. Bahkan di antara rumah-rumah itu ada juga yang disewakan dalam bentuk kos-kosan.

“Kita baru tahu tadi pagi juga ternyata ada yang dibuat kos. Untuk yang memang masih berhak, yang 10 itu, tidak kami ganggu gugat. Tapi yang lain perlahan pasti akan kami tertibkan,” terangnya.

Danrem mengungkapkan, Korem 072 tidak akan mundur satu langkah pun untuk menertibkan aset yang dimilikinya. Terlebih, lanjut jenderal bintang satu ini, pihaknya telah berupaya melakukan komunikasi dengan para penghuni sebelum tindakan tegas berupa penertiban dilakukan.

Bahkan, pihaknya mencoba melakukan komunikasi setelah warga mendatangi Keraton Yogyakarta. “Tapi upaya kami itu tidak pernah ditanggapi. Ya sudah, akhirnya pagi-pagi kami ketuk pintu, kami sampaikan anda tidak lagi berhak tinggal di sana silahkan mau dibantu pindah atau pindah sendiri,” jelasnya.

Disinggung terkait upaya hukum yang ditempuh warga, Danrem tidak mempersoalkannya. Menuut Danrem, pihaknya sudah terbiasa meladeni gugatan seperti itu. Seperti yang dialami saat melakukan penertiban aset di Kaliurang, Sleman. “Silahkan saja, tidak masalah,” tegasnya. KMP2



Read More
Wakil Walikota Yogya : Masuk Tahun Politik, TMMD Diharap Bisa Jaga Yogya Tetap Adem

Wakil Walikota Yogya : Masuk Tahun Politik, TMMD Diharap Bisa Jaga Yogya Tetap Adem


Wakil Walikota Yogya menyerahkan berkas program TMMD Sengkuyung kepada Dandim 0734/Yogyakarta Letkol Inf Bram Pramudia. Foto: Ist

Kabarmerahputih.net – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kodim 0734/Yogyakarta Tahun 2018 resmi dimulai. Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi yang membuka kegiatan berharap TMMD Sengkuyung dapat membantu menjaga kondusivitas tahun politik.

Harapan itu disampaikan Wawali mengingat Program TMMD Sengkuyung tidak hanya akan menggarap sasaran fisik. Kegiatan yang melibatkan lintas sektor ini juga akan menggarap sasaran nonfisik berupa sosialisasi dan penyuluhan-penyuluhan.

“Yang nonfisik diharapkan mampu menjaga kondisiyang lebih kondusif karena sudah masuk masa pemilu, masa kampanye,” ucap Heroe, usai upacara pembukaan di Lapangan Asri Wirobrajan, Kota Yogyakarta, Senin (15/10/2018).

Menurut Heroe, TMMD melalui berbagai kegiatan penyuluhan dalam sasaran nonfisik dapat memberi banyak peran guna menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat. Terlebih karena cukup banyak perbedaan-perbedaan dalam pilihan politik di tengah masyarakat.


Wakil Walikota Yogyakarta memukul gong sebagai tanda dimulainya TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0734/Yogyakarta. Foto: Ist

“Satu bulan ini harapannya dapat mengkondisikan situasi agar tetap adem. Buat anak-anak muda juga banyak penyuluhan-penyuluhan agar situasi tetap terkendali,” katanya lagi.

Sedangkan kegiatan fisik, lanjut Heroe, diharapkan menjadi trigger untuk memperkuat semangat kerjasama masyarakat. Hal ini dapat diimplementasikan melalui berbagai target sasaran seperti pembangunan talud, renovasi rumah tidak layak huni dan lainnya.

“Kegiatan seperti ini sangat positif dan kami berharap dapat membangkitkan kerjasama masyarakat,” harapnya.

Sementara Komandan Kodim (Dandim) 0734/Yogyakarta Letkol Inf Bram Pramudia SE mengatakan, pihaknya siap merealisasikan harapan-harapan dari Pemerintah Kota. Sebab, TMMD pada prinsipnya digelar untuk mendukung program Pemkot.

“TMMD kan program sinergis antara TNI, Polri, Pemkot dan lain-lain. Kami prinsipnya mendukung program Pemkot. Dan untuk sasaran nonfisik tentu akan disesuaikan dengan isu-isu terkini yang tengah berkembang di tengah masyarakat,” katanya.

TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0734/Yogyakarta di Kelurahan Pakuncen, Wirobrajan digarap dengan anggaran Rp330 juta. Dari jumlah itu Rp75 juta berasal dari Pemda DIY dan sisanya dari Pemkot Yogyakarta sebesar Rp255.825 juta.

Sasaran fisik meliputi pembuatan talud permanen di Sungai Winongo sepanjang 23 meter, rehab Balai RW 1 unit, Rehab RTLH 5 unit, dan pembuatan MCK 1 unit. Sedangkan sasaran nonfisik, sosialisasi bela negara, menangkal fanatisme sempit, penyuluhan KDRT, serta sosialisasi pekat dan narkoba. KMP2
Read More
Ternyata, Pembangunan TBK Sempat Salah Hitung

Ternyata, Pembangunan TBK Sempat Salah Hitung


Kabarmerahputih.net – Progres pembangunan Taman Budaya Kulonprogo (TBK) diklaim masih on schedule. Persentase pekerjaan yang digarap PT Andaru Perdana sudah mencapai 54 persen dan sudah selesai memasang rangka atap baja pada gedung pameran.

"Sekarang saya berani bilang progres pembangunan taman budaya 54 persen dengan pengadaannya. Rangka atap gedung pameran sudah terpasang, berbahan baja ringan, dan temboknya juga sudah dirabat sebelum memasang baja," ucap Basil Andaru, Manager PT Andaru Perdana, kemarin. 

Basil mengungkapkan, saat progres pekerjaan baru mencapai 27 persen, sempat ada salah perhitungan oleh pengawas yang menyebut progres pekerjaan baru mencapai 17 persen. Namun kontraktor pelaksana menyangkal karena baja ringan untuk atap yang sudah datang di lokasi tidak masuk hitungan. 

“Admin pengawasnya gak muter, terus saya bantah. Kerangka atapnya itu padahal sudah ditumpuk di belakang dan sudah dirangkai, tinggal dipasang. Kita sempat ditegur Bappeda dan Provinsi," tegas Basil. 

Hadirnya kerangka baja ringan di lokasi, lanjut Basil, sudah menambah progres pekerjaan 12 persen secara keseluruhan. Setelah dipasang kerangka atap, pihaknya juga sudah mengetes bebannya menggunakan crane. 

Bentang kerangka baja ringan termasuk kategori panjang yakni 40 - 48 meter. Pemasangan kerangka bagian atas itu ditarget selesai dalam satu minggu. Setelah itu dipasang genteng metal di atasnya.

Selain gedung pameran, di sebelahnya juga ada gedung amphiteater terbuka yang sedang dikerjakan. Gedung tersebut memiliki tribun terbuka setengah lingkaran, kemudian di depannya ada area panggung pertunjukan dan di utaranya ada bangunan kamar untuk ganti kostum dan sebagainya. 

Pembangunan gedung pameran dan amphiteater terbuka ditarget selesai bersamaan. Walaupun, Basil mengakui pengerjaan amphiteater terbuka lebih rumit dari gedung pameran. 

Di timur pembangunan gedung pameran terlihat tembok pembatas yang miring dan disangga balok cor panjang. Tembok itu berada di dekat area parkir motor. Menurut Basil, kemiringan itu muncul dari bagian selatan, sehingga bagian tengah pun ikutan miring. 

“Kami juga pernah ditegur pengawas soal tembok miring itu. Rencananya akan diganti dengan pergola agar tidak terlihat miring lagi,” pungkasnya.

Sumber: Wartakonstruksi.com


Read More
Sambil Jalan Sehat, Lovepink Kampanyekan Waspada Kanker Payudara

Sambil Jalan Sehat, Lovepink Kampanyekan Waspada Kanker Payudara


Kabarmerahputih.net - Memperingati bulan kesadaran kanker payudara sedunia pada Oktober ini, rombongan  Lovepink (penderita kanker) Yogyakarta menggelar  kegiatan jalan sehat (pink walk) mengitari Gembira Loka Zoo (GL Zoo), Minggu (14/10/2018).

Koordinator acara Rahayu Budi Wijayanti menjelaskan,  kegiatan jalan sehat diikuti sekitar 350 peserta. Selain penderita kanker payudara yang berjumlah 110 orang, acara juga diikuti para pendamping dan keluarga penderita.

Lovepink sendiri adalah komunitas sosial yang memahami dan saling berbagi pengalaman. Tujuannya membantu dan menguatkan kondisi mental serta menjadikan para survivor menjadi berani dan mandiri dalam menghadapi perjalanan dengan kanker payudara.

“Kami peserta pink walk ini adalah orang-orang yang punya pengalaman dengan kanker payudara. Kami ingin menggaungkan waspada dengan kanker payudara,” kata Wijayanti  di sela acara.

Melalui kegiatan tersebut  diharapkan para penderita  kanker tetap survive, karena mereka biasanya hanya berkutat dari rumah tinggal ke rumah sakit. “Di GL Zoo jauh dari polusi. Gembira Loka masih bersih udaranya,” sebut Wijayanti.

Setelah jalan sehat, mereka berkumpul untuk saling berbagi dan sosialisasi mengenalkan deteksi dini mengenai kanker payudara. Itu, kata  Wijayanti, bisa dilakukan dengan pemeriksaan payudara sendiri (Sadari) maupun secara klinis melalui dokter. (*)


Read More
GL Zoo Bantu Penghijauan Polsek Umbulharjo

GL Zoo Bantu Penghijauan Polsek Umbulharjo


Kabarmerahputih.net - Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta membantu penghijauan di Kepolisian Sektor  Umbulharjo, Yogyakarta. Bantuan tanaman hias Ini dimaksudkan  agar di kawasan Polsek tersebut terasa sejuk dan nyaman dalam pelayanan kepada masyarakat.

Penyerahan tanaman penghijuan diserahkan langsung oleh Dirut GL Zoo KMT.A. Tirtodiprojo kepada Kapolsek Umbulharjo Kompol  Alaal Prasetyo SIK di halaman Polsek setempat, Senin (8/10/2018).

Belasan tanaman hias yang diserahkan berupa jenis palem indoor maupun outdoor, seperti palem merah, palem komodor, palem regu dan tanaman pucuk merah.
Kapolsek Alaal menyampaikan terima kasih atas upaya GL Zoo menghijaukan wilayah kerjanya. 

“Kami lakukan penghijuan dan penataan di kompleks Polsek ini sudah sejak Mei lalu. Agar masyarakat yang datang dan butuh pelayanan akan merasa lebih nyaman,” harapnya.

Di dalam Kantor Polsek itu juga diberlakukan larangan merokok, sementara di belakang kantor  tempat coffee morning disediakan tempat santai. “Tapi kalau merokok, puntung rokoknya supaya dibuang di tempatnya,” pinta Kompol Alaal.

Sementara Dirut GL Zoo berpesan agar anggota Polsek setempat rajin menyirami tanaman, sehingga  nantinya di kawasan tersebut tampak rindang.(*)


Read More