6 Tersangka Baru Diksar Maut Mapala UII, Satu Peremapuan

KMP - Enam tersangka baru kasus kekerasan dalam Diksar Mapala UII ditetapkan usai gelar perkara yang dihadiri jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Karanganyar. Mereka merupakan panitia dari unsur pendamping operasi. Satu di antaranya adalah perempuan.

Mereka adalah DK alias J, NAI alias K, HS alias G, TN alias M, RF alias K dan FAR alias R. Polres Karanganyar langsung mengirimkan surat panggilan kepada para tersangka baru itu, untuk menjalani pemeriksaan Senin pekan depan.

“Mereka dikenakan pasal 170 KUHP, juncto pasal 351 KUHP dan pasal 55 KUHP dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun. Karena itu kami akan langsung menyediakan penasehat hukum karena ketentuannya tersangka harus didampingi penasehat hukum dalam pemeriksaan,” kata Kapolres AKBP Ade Safri Simanjuntak, seperti dilansir Suaramerdeka.

Dia mengatakan mereka disangka melakukan penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan tiga peserta Diksar meninggal dunia, yakni Tsaist Assyam, Muhammad Fadli dan Ilham Nurpadmi. Selain itu juga melakukan kekerasan secara bersama-sama pada 34 peserta diksar lainnya.

Kapolres mengatakan, surat panggilan pemeriksaan tersangka dialamatkan ke tiga tempat, yakni Rektorat UII Yogyakarta, tempat kos para tersangka dan juga alamat rumah mereka di daerah asal masing-masing. Karena itu diharapkan mereka akan hadir dalam pemeriksaan tersebut. Jika Senin pekan depan tidak hadir, maka penyidik akan menempuh prosedural pemanggilan kedua, dan seterusnya. Semua tergantung pada pekan depan.

“Karena itu kami berharap semua bisa hadir untuk menjalani pemeriksaan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Rektorat UII, meski mereka posisinya sudah ada yang dikenai DO (drop out, red) ada yang sudah dikenai sanksi skorsing dan pindah kuliah, namun harapannya semua bisa hadir.”
Ade Safri juga mengatakan dari keterangan para saksi dan tersangka dalam berkas kedua ini, masih mungkin munculnya tersangka baru, tergantung dari keterangan tersebut. Siapapun yang ikut dalam aksi kekerasan itu, dipastikan akan mendapatkan ganjaran setimpal sesuai perbuatannya.

Yang saat ini dijadikan tersangka babak kedua, adalah staf operasi. Masih ada panitia diksar dan juga pihak lain yang dimungkinkan akan menjalani pemeriksaan lanjutan dan meningkat statusnya dari saksi menjadi tersangka. Namun semua tergantung pada hasil pemeriksaan dan pengakuan semua yang terlibat.

Selain pemanggilan yang melalui Rektorat, Penyidik Polres Karanganyar juga berkoordinasi dengan LPSK (Lembaga Perlindungan Korban dan Saksi), karena ada satu korban peserta diksar yang saat ini kondisinya dalam perawatan RS JIH Yogyakarta.

“Dia adalah F, salah seorang di antara 34 peserta yang menderita gangguan kesehatan dan masih terus menjalani perawatan. Kami akan mendalami apakah itu akibat dari aksi kekerasan atau ada kaitan lain. Yang pasti dia dalam perlindungan LPSK sehingga kami berkoordinasi terus, termasuk dalam kaitan pemeriksaan para saksi lain dan tersangka,” kata dia. (KMP-2)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "6 Tersangka Baru Diksar Maut Mapala UII, Satu Peremapuan"

Posting Komentar