Granat Kecewa, Oknum Pegawai Kejaksaan Divonis Rendah

KMP – DPD Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) DIY menyesalkan putusan hakim PN Yogyakarta yang memvonis Harun Listiyo, 33, oknum pegawai Kejari Sleman dengan hukuman rendah. Harun divonis hukuman penjara selama lima tahun.

Ia juga dikenakan hukuman tambahan berupa keharusan membayar denda Rp800 juta subsider empat bulan kurungan. Warga Klaten ini dinilai terbukti bersalah melanggar pasal 112 ayat 1  Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Vonis majelis hakim sendiri lebih rendah dari tuntutan jaksa Anggraeni Astuti SH yang menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama tujuh tahun, denda Rp800 juta subside empat bulan kurungan.

Ketua DPD Granat DIY Feryan Harto Nugroho mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan vonis untuk Harun yang lebih rendah dari tuntutan jaksa. Sebab, Harun merupakan aparatur negara yang mengabdi di instansi penegak hukum. “Perbuatan terdakwa mencoreng nama baik instutusi tempatnya mengabdi,” katanya, kemarin.

Pria yang akrab disapa Ryan ini mengatakan, sepengetahuan Granat, Kejaksaan Tinggi DIY memiliki kmitmen yang tinggi terhadap pemberantasan narkoba. Karena itu, ia berharap vonis terhadap tuntutan ini menjadi bahan evaluasi terhadap komitmeb tersebut.

Ia menambahkan, penanganan kasus narkoba menjadi perhatian khusus Granat sejak pertengahan ttahun 2016. Di mana banyak penegakan hukum narkoba yang sangat memprihatinkan. Granat, kata dia, dalam waktu dekat akan menggelar pertemuan dengan pimpinan lembaga penegak hukum di DIY.


“Sudah kami agendakan pertemuan dengan pimpinan lembaga penegak hukum. Hanya tinggal eksekusi saja. mudah-mudahan tidak terlalu lama waktunya,” tambah pria yang juga berprofesi sebagai advokat. (KMP-2)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Granat Kecewa, Oknum Pegawai Kejaksaan Divonis Rendah"

Posting Komentar