Yummy, Sego Pecel Madiun Margoroso Punya Tekstur Rasa Khas Yogya

KMP - Bagi penggemar makanan berbahan sayur, tentu tidak asing lagi dengan Sego Pecel Mediun. Meski membawa identitas daerah asalnya, Madiun, namun salah satu dari sekian banyak varian pecel ini juga banyak ditemui di kawasan Yogyakarta.

Salah satunya adalah Sego Pecel Madiun Margoroso yang ada di Jl Wonosari Km 4. Tapi, biar mengusung nama pecel Madiun jangan berharap mendapatkan citarasa pedas dari bumbu pecel yang ditawarkan. Sebab Sego Pecel Madiun Margoroso punya racikan yang berbeda.

Rasa pedas yang biasa jadi ciri khas Pecel Madiun, sdikit diminimalisir. Bumbunya pun snegaja dibuat tidak terlalu kental. Hasilnya, perpaduan rasa bumbu yang lebih mendekati citarasa khas Yogyakarta ketimbang Madiun. Namun, justru di sinilah menariknya.

Rasa yang ditawarkan seperti memiliki identitasnya sendiri, tanpa terikat dengan daerah asal yang melekat padanya. Kuah yang nikmat tadi dituang di atas aneka sayuran kukus seperti bayam, kacang panjang, timun serta jipang. Di atasnya masih ditambahkan peyek, dan pilihan lain seperti telur dadar, empal, tempe tahu, atau telur asin.

Soal harga, tak perlu khawatir karena sego pecel Madiun Margoroso dibaderol dengan harga yang sangat terjangkau mulai Rp8 ribu sampai dengan Rp22 ribu. Konsumen juga bisa membeli sego pecel Margoroso dalam bentuk paket box.

Sego Pecel Madiun Margoroso dikelola Redo Anya Riskiansyah, 22, yang masih duduk dibangku kuliah di Universitas Amikom jurusan Teknologi Informasi (TI). Ilmu TI yang didapat dibangku kuliah pun ia praktikkan untuk mendukung kegiatan bisnis yang baru berjalan dua bulan itu.

Karenanya, Redo memilih mengoptimalkan fungsi jejaring sosial Instagram untuk promosi sego pecel Madiun racikannya. Hasilnya, dalam dua bulan follower akun instagram @segopecelmadiunmergoyoso sudah diikuti 1.289 orang. Perlahan tapi pasti, pembeli pun terus berdatangan.

“Ada yang penasaran seelah lihat dan follow akun instagram. Alhamdulillah pemasarannya terus berkembang. Paling enggak dalam sehari bisa terjual tak kurang dari 50 porsi,” ucap Redo saat ditemui di warungnya.

Pria berkacamata ini berpesan, bagi yang ingin mencoba nikmatnya Sego Pecel Madiun Mergoroso agar tidak datang sore hari. Sebab, warunganya hanya buka untuk kebutuhan sarapan pagi dan makan siang yaitu buka mulai pukul 06.00 – 14.00 WIB.

Namun demikian, ia mengaku tidak menutup kemungkinan menambah jam buka warungnya. Termasuk menambah varian bumbu pecel dengan bumbu yang lebih pedas. “Sekarang kita mengakomodir semua kalangan, termasuk anak-anak. Makanya kita pertahankan rasa yang lebih lembut dan tidak terlalu pedas,” katanya.

Hendricus Mulyono, salah satu penikmat pecel mengaku tekstur rasa Sego Pecel Madiun Margoroso memang berbeda. Rasa pecas tidak begitu terasa pada pecel ini. “Tapi buat kami yang berumur, pecel adalah bagian makanan sehat,” ucapnya. (KMP-2)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Yummy, Sego Pecel Madiun Margoroso Punya Tekstur Rasa Khas Yogya"

Posting Komentar