Mayor Inf M Munasik: Ramadhan, Dapat Banyak Job Sampingan


RAMADHAN mendatangkan berkah tersendiri bagi Mohammad Munasik. Bahkan di bulan ini, pria yang juga seorang perwira TNI berpangkat Mayor Infanteri itu makin sibuk dengan kerap didapuk menjadi pengisi mengisi sejumlah tausiah keagamaan di masjid-masjid.

"Jadi seperti dapat job sampingan saja. Bagaimana tidak kalau saya sering diminta mengisi pengajian," tutur Munasik.

Di balik sosoknya yang tegas sebagai seorang tentara, siapa yang mengira bahwa Mayor Munasik adalah seorang lulusan sarjana agama Islam. Tak hanya menjadi mubaligh, pria yang saat ini menjabat sebagai Kasdim 0734/Yogyakarta juga sering mendapat kepercayaan menjadi takmir di sejumlah masjid.

Seperti saat ini Munasik juga masuk dalam susunan Pengurus Masjid (Takmir) Al-Mu’min, yang berada di kompleks Makodim 0734/Yogyakarta di Jalan AM Sangaji Nomor 55, Cokrodiningratan, Jetis, Kota Yogya.

Ia pun bercerita bahwa ketika masjid yang awalnya adalah sebuah mushola kecil yang kemudian direnovasi pada 2012 lalu untuk menjadi sebuah masjid, di bulan Ramadan pun menjadi sebuah lokasi yang super sibuk melayani kegiatan ibadah tak hanya warga Kodim tapi juga warga sekitar.

“Meski berada di dalam kompleks militer yakni di markas kodim tapi masjid kami menjadi sentra kegiatan ibadah warga sekitar terutama mereka yang berada di wilayah RW 5 Cokrodingratan, Kecamatan Jetis. Masjid ini menjadi sentral lokasi kegiatan karena jarak masjid terdekat di wilayah kami mencapai 500 meter. Cukup jauh digunakan ibadah warga sekitar,” papar mantan Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 072/Pamungkas itu.

Sama halnya dengan masjid lain, saat Ramadan pun banyak kegiatan digelar di Masjid Al-Mu’min. Sebagai Takmir Masjid bersama anggota lainnya, Munasik pun harus pintar memutar otak mengemas berbagai kegiatan selama Ramadan. Untuk kegiatan rutin seperti buka puasa bersama, salat tarawih berjamaah dan berbagai materi ceramah keagamaan diadakan di masjid tersebut.

Di luar itu, ujar Munasik, takmir masjid juga akan menggelar berbagai lomba seperti ceramah, adzan dan tartil Al Quran yang diadakan pertengahan Ramadan ini.

“Setiap menjadi takmir saya selalu menemukan kesamaan bahwa masyarakat selalu guyub dan rukun terlebih saat mengisi bulan Ramadan. Makanya kami tak pernah kesulitan misalnya menyediakan menu buka puasa karena setidaknya 100 porsi sudah disediakan warga setempat secara bergilir,” tandas Munasik. (KMP-4)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mayor Inf M Munasik: Ramadhan, Dapat Banyak Job Sampingan"

Posting Komentar