Rumah Tak Layak Huni Direhab, Sutar Menitikkan Air Mata


KMP - Adalah Sutar, 56, warga Siluk, Kelurahan Selopamioro, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Pria yang di usianya mulai merangkak uzur ini kuranglebih 10 tahun tinggal di rumahnya yang benar-benar tak layak dibilang tempat tinggal. Rumahnya dikelilingi gubuk bambu sudah reyot, miring dan nyaris mabuk. Genteng atap rumah pun tak lagi utuh. Ketika angin berhembus kencang, hawa dingin masih cukup menusuk tulang, kendati dirinya berada dalam rumah.

Demikian ketika hujan turun. Tetesan air langsung jatuh dan merembes ke dalam rumah gubuknya. Sutar yang hanya sebagai pekerja serabutan tak memiliki cukup biaya untuk merehab apalagi membangun rumahnya lebih baik. Tak ayal, selama bertahun-tahun dirinya hanya pasrah dengan keadaan.

Namun, ketika program TMMD reguler ke-99 tahun 2017 Kodim 0729/Bantul memutuskan Kelurahan Selopamioro sebagai sasaran fisik pembangunan, dan dirinya menerima informasi jika rumahnya menjadi salahsatu yang bakal mendapat bantuan untuk dilakukan renovasi, ia kaget bukan kepalang. Seperti mimpi !!

“Kulo kados mboten percados menawi nggriyo kulo ingkang kados ngaten badhe dipun dadosi kalian bapak-bapak tentara. Padahal kulo niki tiyang mboten nggadhah...(Saya seperti tidak percaya jika rumah saya yang seperti ini keadaanya akan diperbaiki oleh bapak-bapak tentara. Padahal saya ini orang tidak punya apa-apa),” ungkap Sutar terharu.

Ungkapan Sutar yang polos benar-benar menyentuh. Dandin 0729/Bantul Letkol Inf Agus Widianto didampingi Kasdim Mayor Inf Suwarno serta Danramil dan Babinsa sempat menitikkan airmata. Letkol Agus memegang dan mengelus pundak Sutar.

“Inggih bapak (Sutar)...ndaleme panjenengan badhe dipun rehab. Kodim Bantul kalian Pemerintah Kabubaten (Bantul) lan sederek masyarakat Pamioro ingkang mbiyantu...(Iya bapak (Sutar)..rumah milik bapak akan direhab. Kodim Bantul dan Pemerintah Kabupaten Bantul serta masyarakat Pamioro yang telah membantu,” terang Dandim Bantul.

Mata Sutar sontak berbinar, kelopak matanya berair lalu menangis sembari mengucapkan terimakasih. Momen singkat di rumah Sutar tersebut sempat mengudang simpati sejumlah warga. “Maturnuwun pak tentara...”ucap Sutar lirih.  (KMP-1)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Rumah Tak Layak Huni Direhab, Sutar Menitikkan Air Mata"

Posting Komentar