Sambut Bandara, Kulonprogo Kirim Taruna Taruni ke STTKD


KMP - Tak ingin warganya hanya menjadi penonton saat bandara baru beroperasi, Pemkab Kulonprogo mengambil langkah strategis dengan menyiapkan sumberdaya manusia (SDM) andal. Kamis (15/6) petang kemarin, 20 calon taruna taruni resmi diserahkan Pemkab untuk dididik di Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD).

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo mengatakan, 20 calon taruna/i yang diserahkan akan mengikuti pendidikan selama satu tahun di STTKD. Menurut Hasto, mereka sengaja disiapkan menyambut pembangunan bandara baru, sehingga nantinya mereka bisa bekerja di bandara.

Hasto mengungkapkan, langkah tersebut diambil agar masyarakat Kulonprogo tidak hanya menjadi penonton saat bandara baru sudah resmi beroperasi. Ia ingin warganya bisa berperan aktif dalam kedirgantaraan yang akan diselenggarakan di Kulonprogo.

"Kepada STTKD kami meminta agar anak-anak kami dididik sebaik-baiknya. Anak-anak yang akan belajar di STTKD dengan beasiswa dari pemkab, jadilah yang tekun. Aja wegah kangelan, aja wegah rekoso," pintanya.

Hasto mengakui, pesannya kepada siswa asal Kulonprogo sangat penting. Sebab, selama ini tenaga kerja asal daerah yang dipimpinnya banyak dikenal kurang cekatan, kurang fight, dan gampang nyerah. Akibatnya tenaga kerja kurang mendapat tempat.

Satu contoh paling nyata, ucap Hasto, untuk pekerjaan kecil seperti tukang batu saja harus mendatangkan pekerja dari daerah Klaten, Jawa Tengah. Padah pekerjaan hang digarap ada di wilayah Kulonprogo. "Kalau susah harus tangguh. Jangan mudah menyerah," pesannya.

Hasto juga meminta agar para siswa yang disiapkan bekerja di bandara tersebut dibekaki soft skill mumpuni, tidak hanya hard skill. Alasannya, 80 persen penentu sukses sebuah pekerjaan berasal dari soft skill dan hanya 20 persen saja yanag beraal dari hard skill.

"Saya ingin hard skillnya khatam, tapi soft skillnya juga mumpuni. Saya harap ke depan STTKD juga bisa membuka cabang di Kulonprogo agar lebih banyak anak kami yang dididik kedirgantaraan," tambahnya.

Ketua STTKD Udin Kurniadi mengatakan, STTKD memberikan pendidikan kedirgantaraan dengan karakter tertentu, yaitu dengan 5T yang terdiri dari takwa, teknokrat, tanggap, tanggon, dan trengginas. "Dalam enam bukan pertama saya jamin karakter sudah berubah," katanya.

Ia menegaskan, calon taruna taruni STTKD harus tahan banting dan tidak mudah tersinggung. Nantinya, calon taruna taruni akan mengikuti pekan disiplin yang berlangsung selama empat hari. Di sinilah karakter taruna taruni ditempa agar lebih baik.

"Dari pengalaman, ada yang baru dua hari saja sudah lari. Jadi memang diperlukan mental baja. Selama kuliah, pelajaran yang diberikan adalah pelajaran praktik. Jadi bolos sekali saja pasti tidak paham dan ketinggalan. Saya berharap kerjasama ini terus berlanjut" tambahnya.

Penyerahan calon taruna/i STTKD dilakukan di hanggar pesawat Kampus STTKD Jl Parangtritis, Bantul. Acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama. (KMP2)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sambut Bandara, Kulonprogo Kirim Taruna Taruni ke STTKD"

Posting Komentar