Tangkal Konten Disintegrasi, KNPI DIY Gelar Festival Film Pendek


KMP - Maraknya konten-konten yang mengancam integrasi bangsa disikapi serius Dewan Perwakilan Daerah (DPD) KNPI DIY. Membidik kalangan muda, KNPI DIY menggelar Festival Film Pendek (FFP) dengan mengangkat tema Nilai-Nilai Kebhinekaan Indonesia dan Keistimewaan Yogyakarta.

Berhadiah Rp 6 juta untuk film terbaik, festival ini akan menghadirkan sejumlah praktisi dan elemen-elemen berpengalaman dalam dunia perfilman untuk menjadi juri.

“Untuk jurinya kami kami siapkan yang berkompeten seperti sutradara Wregas Banutheja dan BW Purba Negara. Lalu ada seniman seperti Butet Kertaradjasa,” kata Ketua DPD KNPI DIY Fitroh Nurwiyojo Legowo, kemarin.

Fitroh yang juga akan bertindak sebagai salah satu juri menjelaskan pihaknya sengaja menggelar FFP karena memandang pada kondisi saat ini media sosial begitu mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kehidupan bangsa, bahkan bisa dibilang media sosial sudah menjadi trend center bisa positif dan juga negatif.

Oleh sebab itu KNPI DIY sebagai bagian dari wadah perkaderan para penerus bangsa ingin mempersembahkan suatu kegiatan yang mampu melahirkan karya-karya positif agar nantinya mampu mewarnai konten-konten media sosial secara poitif. 

“Film pendek dipilih karena biaya produksi yang rendah, durasi yang singkat, dan dapat dibuat oleh tim kecil. Diseminasi film pendek juga dapat dilakukan melalui berbagai media elektronik dan media sosial seperti Instagram dan YouTube. Adapun tema yang kami ambil bertujuan agar peserta dapat menyajikan bagaimana pemuda mampu berbhineka tunggal ika sebagai wujud persatuan Indonesia lewat media sosial dimana akhir-akhir ini banyak konten-konten di media sosial yang memicu perpecahan bangsa. Selain itu peserta juga diharapkan mampu mengeksplorasi apa itu keistimewaan Yogyakarta,” papar dia.

Film pendek ini berdurasi 5 menit, isi dan tema harus non partisan, tidak mengandung SARA, pornografi, dan hal lain yang bertentangan dengan etika, norma, dan hukum. Selain harus original, apabila ide film ini berasal dari adaptasi karya sastra atau pengalaman hidup, harus disebutkan sumbernya. Musik ilustrasi juga hendaknya karya orisinal, apabila karya pihak lain, harus menyertakan surat izin.

FFP terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya pemuda dan gratis, peserta dapat mendaftar secara perorangan maupun kelompok dengan mengisi formulir yang dapat diunduh di www.knpidiy.com mulai tanggal 13 Juni kemudian formulir dikirim kembali melalui email ke ffpknpidiy@gmail.com paling lambat 15 Juli dan juga sebagai batas ahir pengiriman karya festival. (KMP-4)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tangkal Konten Disintegrasi, KNPI DIY Gelar Festival Film Pendek"

Posting Komentar