Angkringan Ala Ubud Bali Ada di Solo


SATU lagi tempat nongkrong unik yang menawarkan suasana di kawasan Ubud Bali. Bagi anda warga Jogya, Solo dan sekitarnya yang sesaat kangen dengan suasana Bali, tak perlu harus jauh-jauh datang ke Bali, cukup luangkan waktu sejenak ke kawasan Nayu Utara Kadipiro Banjarsari, Kota Solo. Bagi pengunjung yang belum begitu hafal jalan di kawasan Surakarta, untuk menuju kawasan ini disarankan menggunakan google maps. Hal ini karena tempatnya terletak di tengah-tengah kampung. Namun jangan khawatir sudah ada papan nama penunjuk arah tempat ini untuk memudahkan pengunjung datang. 

Pertama kali datang ke angkringan Omahe Whawin, suasana Bali nampak kental. Iringan musik khas Bali lengkap dengan barang-barang berikut pernak-pernik khas Bali yang bertebaran dan didesain sedemikian rupa di tempat makan unik ini. Beberapa arsitektur sengaja di konsep khas Bali seperti patung-patung yang diberi kain hitam putih khas Bali, aneka mebel dengan ukiran khas Bali, tak lupa bunga-bunga dan sesajian serta bau aroma dupa semuanya mengingatkan kita dengan suasana wisata Bali yang eksotis.

Tidak hanya penataan tempat saja, nampaknya sang pemilik tempat ini, Whawin Lawra juga pandai menyelipkan beberapa macam tanaman di setiap sudut ruangannya untuk menambah kesan dan kentalnya nuansa Bali di kawasan ini. Selain perabotan dengan nuansa Bali, ia juga menempatkan dan memajang pernak pernik dan perabotan kuno dan antik lain seperti meja, lemari, lukisan bahkan televisi dan radio kuno.

Meski format khas Bali, namun soal harga makanan dan selera makanan tetap harga dan selera angkringan alias sangat terjangkau. Sebut saja es gula asem, es kunir asem dan beras kencur hanya dipatok Rp7.000/gelas. Aneka sate, sosis, tempura, chicken nugget, pisang bakar dan sebagainya mulai Rp2.500- hingga Rp10.000/porsi. Meski siang hari sudah mulai buka, namun untuk lebih menikmati suasana khas Bali yang lebih kental, berkunjung ke Omahe Whawin di malam hari merupakan ide bagus.

Angkringan Ala Ubud Bali milik pesinden Whawin Lawra ini memang menarik. Salah satu motivasi dirinya mendirikan angkringan Bali ini lantaran kecintaannya pada Pulau Dewata. Tidak hanya tempat usahanya saja yang berkonsep Bali, rumah dan kamar tidurnya juga kental dengan suasana Bali. (KMP-4)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Angkringan Ala Ubud Bali Ada di Solo"

Posting Komentar