Baru 3 Anggota Kodim Yogya Ikut Vasektomi


KMP – Sosialisasi KB pria alias vasektomi terus dilakukan. Selasa (11/7) giliran anggota Kodim 0734/Yogyakata yang mendapat sosialisasi vasektomi serta diajak mengikuti program ini. Terlebih, minat mengikuti vasektomi di lingkungan kodim Yogya masih minim.

Hingga saat ini diketahui baru ada tiga anggota Kodim yang mengikuti program vasektomi. Padahal, vasektomi yang merupakan salah satu program Keluarga Berencana (KB) khusus pria sangat dianjurkan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk.

"Peminatnya msih sedikit. Tiap tahun tidak mesti ada yang ikut vasektomi," ucap Bati Komsos Kodim 0734/Yogyakarta Serma Eddy Suprianto di sela-sela acara Sosialisasi Program KB Kesehatan yang berlangsung di aula Makodim setempat, Selasa.

Menurut Eddy, dari tiga personel yang melakukan vasektomi terdiri dari dua tentara yakni Serka Joko Purwono (Koramil 04/Danurejan) dan Pelda Wahyudi (Koramil 08/Kotagede), serta satu PNS TNI yakni Wahyu Wijanarko (Koramil 07/Umbulharjo).

"Di lingkungan TNI, biasanya yang kendala justru ada permintaan dari istrinya agar suaminya tidak boleh divasektomi. Tapi kami tidak bisa memaksa karena untuk vasektomi dan KB-KB lainnya itu kan atas kesadaran sendiri," katanya.

Salah seorang personel TNI yang rela menjalani vasektomi Pelda Wahyudi mengaku mengikuti program KB khusus pria ini sejak 2014.  "Saya rela divasektomi atas kesadaran sendiri. Apalagi anak juga sudah tiga," sambung Pelda Wahyudi.

Anjuran untuk ber-KB di kalangan TNI sejatinya tegas dilakukan. Hal itu terkait langsung dengan hak tunjangan hidup yang diberikan negara kepada anak-anak dari setiap personel TNI.

"Negara hanya memberikan tanggungan untuk dua anak dari setiap personel TNI. Diluar itu tidak ditanggung, makanya rata-rata anggota TNI itu anaknya tidak banyak," tambah Danramil 10/Wirobrajan Kapten Inf Kusbandono yang turut menjadi peserta sosialisasi.

Acara sosialisasi sendiri menghadirkan dua narasumber yakni Budi Santoso dari perwakilan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Yogya serta dr Supriati Ningsih M.Kes, Sp.OG dari Asri Medical Center (AMC) dang dihadiri 80 peserta mulai Danramil hingga babinsa.

"Kenapa kami Danramil dan Babinsa ikut sosialisasi ini karena ke depannya kami yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Sehingga akan ikut menyosialisasikan pentingnya ber-KB," tandas mantan Pasi Intel Kodim Yogya tersebut. (KMP2)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Baru 3 Anggota Kodim Yogya Ikut Vasektomi"

Posting Komentar