Indonesia Butuh Cadangan Beras Dua Juta Ton


KMP - Negara dengan jumlah penduduk 257,9 juta jiwa, Indonesia setidaknya masih memerlukan cadangan pangan berupa stok beras sebanyak 2 juta ton per tahun.
Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Basuki Sepriadi menyerukan terkait dengan perlunya penyediaan stok cadangan beras nasional sebanyak 2 juta ton per tahun agar sebagian panen dari petani yakni 10 atau 20 persennya dapat dijual ke Bulog. 

Di sisi lain, kepada para pengurus Gapoktan untuk mengajak para petani, agar giat melakukan tanam padi, selama kondisi memungkinkan. “Agar target tanam kita bisa terlampaui,” jelas Dandim sebagaimana dilansir suaramerdeka.com.

Dandim menegaskan hal itu dalam pertemuan koordinasi dan sinkronisasi pembahasan program Upaya Khusus (Upsus) Pajale (Padi, Jagung, Kedele) tahun 2017. Acara ini, digelar di ruang pertemuan Alami Sayang di Kecamatan Ngadirojo,Wonogiri yang dihadiri pula Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Wonogiri, Safuan. Juga hadir Kordinator Balai Penyuluh Pertaian (BPP) kecamatan se Kabupaten Wonogiri, dan perwakilan pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se Wonogiri. Termasuk pula Danramil dan Babinsa se Wonogiri.

Sesuai dengan MoU tingkat nasional, ungkap Basuki, jajaran TNI AD di mana pun bertugas, siap mendukung agar stok cadangan beras tersebut dapat diuwjudkan. “TNI siap membantu sejak dari persiapan pengolahan tanah, pembibitan, dan pendistribusian pupuk sampai dengan penanganan masa panen,” tegas Dandim.

Terkait hal tersebut, jajaran TNI senantiasa menjalin kordinasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan, bersama para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan para pengurus Gapoktan maupun pengurus Kelompok Tani (Poktan). “Untuk secara bersama, mampu menemukan langkah terbaik, guna meningkatkan hasil produksi di bidang pertanian,” tandas Letkol Basuki. (KMP-4)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Indonesia Butuh Cadangan Beras Dua Juta Ton"

Posting Komentar