Memanas Seleksi Carik Gadingharjo

KMP - Suhu mulai memanas di Desa Gadingharjo terkait dengan seleksi carik desa yang dijadwalkan, Kamis (13/7). Dua  dari sembilan panitia seleksi yang kerap disebut panitia sembilan memilih mengundurkan diri, Rabu (12/7). Alasan yang dikemukakan kepada Lurah Desa Aan Endra Nursanto karena sudah tidak kondusif  dalam pelaksanaan tahapan seleksi. 

Satu dari dua orang tersebut sudah menyampaikan surat tertulis kepada Lurah desa. Selain itu info di lapangan yang  berhasil dihimpun ada kemungkinan jika jumlah panitia yang mundur akan bertambah.

 “Memang benar sudah ada dua yang mundur dan satu sudah secara resmi memakai surat baru satu orang.Kalau alasanya soal seleksi,” kata Lurah Aan saat dikonfirmasi sore ini. Namun dirinya tidak tahu pasti, soal seleksi mana yang menjadi persoalan sehingga harus mundur.

“Memang seleksi akan dilaksanakan Kamis tanggal 13 Juli. Tetapi karena ada yang mundur panitianya, maka seleksi ditunda. Saya tidak ingin menggelar seleksi dengan panitia yang tidak lengkap,”katanya. Sehingga pihaknya akan melakukan pergantian panitia terlebih dahulu.

Sementara itu sumber KMP mengatakan kekisruhan di internal panitia juga bisa dilihat dari pihak ketiga yang   digandeng untuk melaksanakan seleksi ternyata berubah-ubah. Dari awalnya kampus UII kemudian  berganti menjadi paska sarjana UGM, UNY dan UPN serta terakhir  infonya menggunakan  UAD.

“Kalau  dilihat dari gonta ganti seperti itu patut diduga ada yang tidak beres di internal panitia,” katanya. Termasuk juga untuk jadwal tesnya juga berubah dari semula 9 Juli kemudian 13 Juli dan muncul info diundur lagi. “Ini ada apa?kok bisa seperti itu. Semestinya sudah ada tahapan dan jadwal serta aturan yang menjadi pedoman dalam seleksi,”katanya,.

Sementara salah salah satu peserta R Gilang Chandra Negara mengatakan dirinya mendaftar setelah mendengar  sosialisasi mengenai posisi carik desa yang kosong.  Sosialisasi digelar seingat dia bulan lalu.

“Saya kemudian mendaftar,” katanya. Karena memang secara persyaratan dirinya memenuhi. Namun setelah melihat perkembangan yakni mundurnya dua panitia maka Gilang  yang kini kuliah di APMD  tersebut memilih  tidak berangkat seleksi atau tes.

“Tetapi saya memilih untuk tidak ikut tes setelah melihat panitia ada yang mundur. Saya kan jadi bertanya-tanya, ada apa ini di internal mereka?. Dari pada ada masalah, saya  tidak ikut tes saja. Soalnya kalau mundur kena denda Rp 25 juta,” katanya.

Selain mundurnya panitia, hal lain yang menjadi ganjalan Gilang adalah tanggal tes yang berganti-ganti.  Dan informasi terakhir adalah tanggal 13 Juli hari ini. “Kalau kemudian ada penundaan lagi, sejauh ini saya belum dengar info itu,” ujarnya. (KMP-3)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Memanas Seleksi Carik Gadingharjo"

Posting Komentar