1.000 Warga Banjarnegara Alami Krisis Air Bersih


Banjarnegara (KMP) - Bencana kekeringan terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Banjarnegara, Jawa Tengah. Akibatnya, lebih dari 1.000 jiwa mengalami krisis air bersih.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, sedikitnya ada tujuh desa yang melapor mengalami krisis air bersih. Desa tersebut umumnya berada di daerah pegunungan selatan Banjarnegara .

"Saat ini berdasarkan data kami sudah ada tujuh desa yang melapor, itu jumlah KK mencapai 700. Kami akan jadwalkan dropping tiap hari sesuai data laporan yang masuk," jelas Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arif Rachman, kemarin.

Dalam sehari, BPBD melakukan dropping air hingga enam kali dengan jumlah air yang dibagikan untuk warga mencapai 30 ribu liter.

Terkait bencana kekeringan ini, sejumlah warga di Desa Kaliajir, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara harus naik turun bukit untuk bisa mendapatkan air.
"Saya setiap hari harus jalan naik turun bukit sambil menggendong air di jeriken berkapasitas 20 liter. Sehari sampai lima kali naik turun. Sangat berharap dapat dropping," kata Kartini, warga Desa Kaliajir.

BPBD Banjarnegara memprediksi, hingga sebulan ke depan jumlah desa yang krisis air bersih bertambah karena saat ini ada 52 desa yang masuk peta kerawanan kekeringan. (KMP2)

Sumber: Sindonews

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "1.000 Warga Banjarnegara Alami Krisis Air Bersih"

Posting Komentar