Duh, Temanggung Ditetapkan KLB Diare


Temanggung (KMP) - Kasus Kejadian Luar Biasa (KLB) Diare di Desa Sigedong Kecamatan Tretep Temanggung terus bertambah. Dinas Kesehatan kabupaten setempat mencatat terdapat 24 kasus temuan baru sejak Senin (7/8), sehingga kini jumlahnya menjadi 64 kasus dengan satu kematian.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung dr Suparjo mengatakan petugas sedang melakukan penelitian epidemiologis pada kasus diare di Desa Sigedong. Langkah tersebut diantaranya mengambil sampel air dari tiga sumber mata air yang dikonsumsi warga, mengambil sampel feses, usap anus, dan wawancara mendalam dengan penderita.

"Sampel-sampel kini dalam proses penelitian di labolatorium, diharapkan dalam tiga hari mendatang sudah ada hasilnya," kata Suparjo seperti dilansir krjogja.com

Dia mengemukakan kasus diare di Sigedong dikategorikan non spesifik, namun kuat dugaan ada bakteri atau kuman yang berlebih air yang mereka konsumsi. Petugas sudah mengambil sampel air di tiga sumber mata air, dan hari Rabu kembali mengambil sampel di dua sumber air lainnya.

"Setelah diketemukan penyebab diare baru nanti dilakukan penanganannya. Tetapi petugas sudah melakukan penebaran kaporit di penampungan air dan mata air," katanya. 

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menurunkan tim untuk terlibat penelitian epidemiologis dan diharapkan dapat mempercepat menemukan penyebab diare untuk selanjutnya dilakukan penanganan yang tepat. 

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sukamsih mengatakan 64 kasus diare tersebar di Dusun Siklatak, Dusun Padureso dan Mangli. Mereka berusia dari balita hingga lansia. Warga yang meninggal adalah Suprapto (75) pada Minggu (6/8) lalu. (KMP2)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Duh, Temanggung Ditetapkan KLB Diare"

Posting Komentar