Haedar Nashir : Mahasiswa UMY Harus Miliki 5 Ciri Krakter Ini..!!


Bantul (KMP) - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr H Haedar Nashir mengajak seluruh mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) agar menjadi intelegensia muda yang punya karakter tradisi besar. Karakter tradisi besar yang dimaksudkan adalah karakter sebagai insan berkemajuan.

"Kalian harus bisa menjadi insan yang membawa Islam menjadi agama peradaban dan membangun peradaban bangsa Indonesia yang lebih maju," ujarnya dalam acara Masa Ta'aruf (Mataf) mahasiswa baru UMY, Senin (21/8) di Sportorium Kampus Terpadu UMY.

Haedar pun menyebutkan, ada lima ciri dari karakter tradisi besar yang harus dimiliki oleh tiap mahasiswa. Pertama, mahasiswa harus menjadi orang yang religius, shaleh, mengetahui dan bisa membedakan mana yang benar mana yang salah, serta mana yang pantas dan tidak pantas.

"Ciri kedua yakni menjadi insan yang cerdas dan berkeahlian. Ketiga, menjadi insan yang mandiri, tidak manja dan berdiri tegak di atas kemampuan sendiri. Keempat, punya solidaritas kolektif. Lalu kelima, menjadi kader umat dan bangsa yang bisa membawa pencerahan untuk bangsanya," ungkapnya.

Selain itu, Haedar juga menjelaskan tentang peran Muhammadiyah dalam pembangunan bangsa Indonesia. Menurutnya, Muhammadiyah bukan hanya sekadar organisasi kemasyarakatan dan dakwah, tapi juga merupakan organisasi yang telah mengukir kisah sukses pembaharuan di negeri tercinta ini.

"Muhammadiyah telah mengajari bangsa ini agar menjadi bangsa terdidik yang punya kepribadian dan iman yang kokoh. Muhammadiyah juga telah melahirkan proses perubahan di tubuh umat dan bangsa ini dari keterjajahan, keterbelakangan dan dari keadaan yang belum maju, menjadi masyarakat yang maju dan dalam kehidupan yang merdeka," paparnya.

Ditambahkan Haedar, Muhammadiyah juga ikut telah mendirikan Republik Indonesia. Bahkan tokoh sentralnya, Ki Bagus Hadikusumo juga menjadi tokoh penentu perjalanan bangsa. Menurutnya, Ki Bagus Hadikusumo memberi solusi yakni demi bangsa dan negara, rela atas nama umat Islam mencoret tujuh kata dalam piagam Jakarta dan mengganti sila pertama menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa.

"Dari situlah terjadi kompromi yang menentukan sejarah perjalanan bangsa ini. Artinya, dari rahim tokoh Muhammadiyah, bangsa ini berdiri tegak dan menentukan sejarah perjalanannya dalam kebersamaan sebagai sebuah bangsa yang majemuk. Karena itu, saya mengajak ananda sekalian untuk memiliki karakter tradisi besar ini, demi membangun peradaban bangsa yang lebih maju," tegasnya. (KMP-7)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Haedar Nashir : Mahasiswa UMY Harus Miliki 5 Ciri Krakter Ini..!!"

Posting Komentar