Hebat, 5 Mahasiswi UGM Ini Buktikan ‘Temu Kunci’ Bisa Obati Kanker Payudara


Sleman (KMP) - Lima mahasiswa Fakultas Farmasi UGM melakukan penelitian untuk menemukan solusi dalam pengobatan kanker payudara. Hal itu mereka lakukan karena kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker dengan insidensi terbesar.

Mereka adalah Aida Fathia, Lisyaratih Anggriani, Rahajeng Fitria Wahyuniputri, Swandika Ayumarta Larasati dan Ziana Walida.

"Pengobatan melalui kemoterapi sebenarnya bisa. Tapi ada kelemahan karena penyembuhan kurang tuntas, sehingga terjadi resistensi obat akibat tingginya metabolisme sel kanker. Karena itu harus ada cara lain untuk menghambat hingga menyembuhkan penyakit ini," ujar Aida Fathia, Jum’at (18/8) di kampus setempat.

Dikatakan Aida, mereka pun meneliti potensi Temu Kunci (Boesenbergia pandurata) untuk pengobatan penyakit kanker payudara. Temu kunci mengandung senyawa Panduratin A, yang termasuk dalam golongan senyawa Kalkon. Senyawa ini terbukti mampu menghambat aktivitas enzim Glutathione S-Transferase (GST) yang memicu pertumbuhan sel kanker.

"Kami pun berusaha mengeksplorasi potensi temu kunci sebagai agen kemoprevensi dalam menghambat metabolisme sel kanker secara in vitro dan in silico (secara komputasi). Dalam penelitian ini kami gunakan sel kanker payudara 4T1. Sementara kemampuan ekstrak temu kunci (ETK) dalam menghambat metabolisme sel kanker 4T1 ini diamati melalui aktivitas enzim GST dan level ROS dalam sel," jelasnya.

Berdasar uji sitotoksik yang dilakukan, Aida menyampaikan, hasil uji menunjukkan ekstrak temu kunci berpotensi memiliki efek sitotoksik terhadap sel kanker payudara 4T1. Penurunan aktivitas enzim GST terlihat dari peningkatan konsentrasi ROS seiring penambahan konsentrasi ETK pada sel kanker payudara 4T1.

Sedangkan dari uji molecular docking, diperoleh hasil senyawa Panduratin A pada temu kunci mampu berikatan dengan enzim GST. Dengan demikian, rimpang temu kunci (Boesenbergia pandurata) berpotensi sebagai agen kemoprevensi pada pengobatan kanker payudara tertarget metabolisme sel kanker melalui penurunan ekspresi enzim GST intraseluler.

"Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai dasar penelitian lebih lanjut dalam mengembangkan produk suplemen yang dapat dikonsumsi sebagai agen kemoprevensi terhadap kanker payudara," pungkasnya. (KMP-7)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Hebat, 5 Mahasiswi UGM Ini Buktikan ‘Temu Kunci’ Bisa Obati Kanker Payudara"

Posting Komentar