Lahan Diklaim Pengembang Hotel, Suryanto Siapkan Langkah Hukum


Yogya (KMP) – Rencana pembangunan Cokroningrat Imperial Park Hotel & Apartment di Jl HOS Cokroaminoto 221 berbuntut panjang. Pemilik lahan calon lokasi hotel dan apartemen, Suryanto Ali Sastra, bakal menempuh langkah hukum lantaran tidak ada kesepakatan dengan investor hotel.

Suryanto adalah pemilik 4 bidang lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Cokroningrat Imperial Park Hotel & Apartment. Meski tidak ada kesepakatan jual beli, namun pengembang ternyata sudah melakukan penawaran, gala dinner hingga gala gathering pre launching di Hotel Grand Aston Yogya.

“Selaku pemegang hak atas empat bidang tanah dan bangunan di JL HOS Cokroaminoto 22, saya merasa sangat keberatan atas ulah yang telah melakukan penawaran atas obyek lokasi sebagaimana tercantum dalam brosur-brosur iklan. Kami akan menuntut pihak terkait,” ucap Suryanto, Kamis.

Alouvie R.M SH, tim kuasa hukum Suryanto mengatakan, pada 17 desember 2013 antara Suryanto dan HBP, warga Sukoharjo sebagai calon pembeli pernah menandatangani perjanjian nomor : 01/SP/XII/CIPH/2013. Perjanjian yang dilegaalisasi notaris Sri Peny Nugrohowati SH mengatur tahapan pem bayaran keempat bidang tanah dengan luas total 3.914 m2.

Sesuai perjanjian, tahap pertma pembayaran dilakukan sebesar 50 persen sebesar Rp17,6 miliar dan jatuh tempo pada 14 Mei 2014. Saat pembayaran ini, akan ditunjukkan sertifikat HGB yang saat ini dijaminkan di Bank CIMB Niaga.

Setelah itu, pelunasan pembayaran seharusnya dilakukan pada 17 Desember 2014 dilanjutkan dengan akad jual beli (AJB) di hadapan notaris. “Sampai sekarang klien kami tidak pernah menerima uang pembayaran dari HBP, tiba-tiba dilakukan prelaunching di Hotel aston,” terang Alouvie.

Karena itu, pihaknya menyiapkan langkah hukum untuk menuntut pihak-pihak terkait. Bahkan langkah hukum terhadap pengembang telah dilakukan melalui jalur perdata. “Kami tegaskan di sini, tidak pernah ada peralihan hak. Klien kami masih menguasai tanah,” tambahnya.

Cokroningrat Imperial Park Hotel & Apartment sendiri mulai ditawarkan kepda konsumen. Dalam brosur yang tersebar, hotel yang akan dibangun adalah hotel bintang 4 dan terdiri dari 88 kamar. Sedangkan harga perdana yang ditawarkan untuk apartemennya sebesar Rp400 juta. Total unitnya mencapai 111 unit. (KMP2)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lahan Diklaim Pengembang Hotel, Suryanto Siapkan Langkah Hukum"

Posting Komentar