Takmir Masjid Se-DIY Dilatih Sembelih dan Tangani Daging Hewan


Sleman (KMP) - Daging hewan halal yang tidak disembelih secara syar’i, hukumnya haram. Hewan kurban yang belum mati, dilarang untuk memotong kaki, ekor dan mengulitinya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Halal Center Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) Nanung Danar Dono SPt MP PhD, Rabu (16/8). Nanung menuturkan, salah satu yang membuat daging hewan qurban haram ialah hewan belum mati namun sudah dipotong kakinya, atau dipotong ekornya, atau malahan dikuliti.

"Kalau sudah begitu artinya kita memotong kaki binatang atau memotong ekornya, atau mengulitinya hidup-hidup. Hewan bisa kesakitan, dan mati bukan karena disembelih, namun karena kesakitan yang luar biasa," ujarnya.

Nanung menjelaskan, untuk memastikan bahwa hewan benar-benar telah mati adalah dengan mengecek salah satu dari tiga refleksnya, yaitu refleks mata, refleks kuku, dan refleks ekor. Mengecek refleks mata bisa dengan menggunakan ujung jari untuk menyentuh pupil mata. Jika masih bereaksi atau berkedip, artinya sarafnya masih aktif dan hewannya masih hidup. Namun jika sudah tidak bereaksi lagi, maka artinya hewan mati.

"Lalu cek juga refleks ekor sebagai salah satu tempat berkumpulnya ujung-ujung saraf yang sangat sensitif. Caranya, kita pencet batang ekornya. Jika ia masih bereaksi, itu artinya sarafnya masih aktif dan hewannya masih hidup. Namun jika hewan tidak bereaksi ketika dipencet-pencet batang ekornya, artinya ia sudah mati," jelasnya.

Dosen pada Laboratorium Ilmu Makanan Ternak Fapet UGM ini juga menambahkan, setelah disembelih, hewan qurban juga perlu dicek refleks kukunya. Di antara kedua kuku kaki hewan-hewan tersebut, terdapat bagian yang sangat sensitif. "usuk pelan bagian itu menggunakan ujung pisau yang runcing. Jika masih bereaksi, artinya hewannya masih hidup. Namun, jika diam saja, artinya ia sudah mati," katanya.

Selain memerhatikan tiga refleks tersebut, Nanung mengatakan, harus diperhatikan juga dalam menyembelih hewan ternak harus memotong tiga saluran pada leher bagian depan. "Proses penyembelihan yang benar harus memotong tiga saluran, yaitu saluran nafas (kerongkongan), saluran makanan (tenggorokan) dan pembuluh darah (arteri karotis dan vena jugularis)," imbuh Nanung. (KMP-7)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Takmir Masjid Se-DIY Dilatih Sembelih dan Tangani Daging Hewan"

Posting Komentar