Terlena Kekayaan Alam, Pariwisata Indonesia Tertinggal Jauh


Bantul (KMP) - Sebagai sebuah negara, letak dan kekayaan alam Indonesia memang sangat baik. Sayangnya, untuk bidang pariwisata, Indonesia terlalu mengandalkan destinasi wisata alam dan akhirnya dunia pariwisata Indonesia seakan tertinggal jauh.

"Padahal, kalau kita mau mendengar, melihat, merasakan dan berpikir, destinasi wisata di Indonesia sangat bervariasi, tidak hanya alam. Destinasi wisata itu harus dihadirkan dengan cara yang kreatif," ujar Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (STIPRAM) Yogyakarta Suhendroyono, Rabu (9/8)

Usai acara penyambutan mahasiswa baru STIPRAM, Hendro, sapaan akrabnya mengatakan, merasa telah memiliki segalanya membuat Indonesia 'terlelap dalam tidur'. Padahal, banyak hal di Indonesia yang bisa 'dijual' pada para wisatawan asing. Misalnya saja cuaca tropis Indonesia.

"Keragaman destinasi wisata Indonesia banyak yang tidak disadari. Karena itu, kami di STIPRAM membekali mahasiswa dengan pendidikan tentang konsep behaviour tourism. Dalam konsep tersebut, mahasiswa diajak mengenal dan mengelola berbagai produk yang bisa menjadi varian dari destinasi wisata," jelasnya.

Peran serta lainnya perguruan tinggi pariwisata, menurut Hendro ialah dengan melakukan berbagai riset. Sinergis antara hasil riset oleh akademisi di perguruan tinggi, industri pariwisata dan pemerintah yang membuat kebijakan bisa mewujudkan dunia pariwisata yang baik.

"Perlu disadari, destinasi wisata yang ada selama ini kebanyakan pun diciptakan oleh rakyat. Ini yang harus terus didukung. Untuk itu kami juga mendorong para mahasiswa kami agar bisa lebih membuka wawasan mereka sehingga keilmuan mereka bisa terus bertambah, tidak ketinggalan juga," paparnya.

Salah satu upaya memperluas wawasan mahasiswa terhadap dunia pariwisata, STIPRAM pun menjalin kerjasama dengan berbagai univeraitas maupun pelaku pariwisata dari negara lain. Kali ini STIPRAM tengah mengintenskan ikatan kerjasama dengan rekan dari Spanyol, seperti Gredos San Diego Buitrago University, Madrid.

"Bayangkan saja, club sepakbola saja bisa mereka sulap jadi destinasi wisata. Jadi kalau kita pandai melihat potensi, banyak hal yang bisa ditawarkan pada wisatawan asing agar mau datang ke Indonesia," imbuhnya. (KMP-7)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terlena Kekayaan Alam, Pariwisata Indonesia Tertinggal Jauh"

Posting Komentar