3 Tahun Berseteru, Fave Hotel Kusumanegara – PT Nonbar Akhirnya Berdamai


Yogya (KMP) – Setelah berseteru selama tiga tahun, Fave Hotel Kusumanegara dan PT Nonbar akhirnya resmi berdamai. Kesepakatan damai tercapai pada Rabu (22/11/2017) kemarin. Dengan perdamaian ini, PT Nonbar mencabut gugatan yang dilayangkan terhadap Fave Hotel kusumanegara.

“Pada 22 November, owner archipelago selaku pemilik properti Fave Hotel Kusumanegara sepakat melakukan mediasi dan perdamaian dengan PT Nonbar. Dengan begitu PT Nonbar dan Fave Hotel tidak lagi ada perselisihan,” ucap Kepala Regional PT Nonbar, Tubagus Aria, kepada Kabarmerahputih.net, Kamis (23/11/2017).

Menurut Aria, dengan tercapainya perdamaian, maka per tanggal 22 November kemarin, PT Nonbar dan PT ISM smencabut laporan di Polda DIY. Meski ia mengakui ada klausul yang harus dilakukan Fave Hotel Kusumanegara sebagai bagian dari kesepakatan perdamaian. “Klausul itu adalah Fave Hotel meminta maaf secara terbuka di media cetak,” katanya.

Aria menjelaskan, butuh waktu tiga tahun sampai adanya kesepakatan perdamaian. Kendati begitu, ia mengaku bisa memaklumi. Waktu selama itu, dibutuhkan Fave Hotel Kusumanegara untuk menguji legal standing PT Nonbar dan PT ISM selaku media partner FIFA dalam menyiarkan Piala Dunia 2014.

Namun, Fave Hotel Kusumanegara kemudian memutuskan berdamai setelah adanya yurisprudensi di ranah pidana. Di mana GM Hotek Jayakarta telah divonis bersalah di PN Sleman karena menyiarkan Piala Dunia 2014 tanpa izin PT Nonbar dan PT ISM.

Di ranah perdata, Fave Hotel melihat beberapa gugatan perdata yang dimenangkan PT Nonbar dan PT ISM terhadap beberapa hotel di Bali. “Hotel-hotel itu digugat secara perdata terkait pelanggaran UU hak cipta atas penggunaan konten siaaran Piala Dunia 2014,” jelasnya.

“Maka atas rujukan beberapa putusan perdata dan pidana yang dimenangkan PT Nonbar dan PT ISM, bahkan hingga Mahkamah Agung, cukup bagi Fave Hotel untuk memutuskan duduk bersama dalam rangka mediasi cari kata mufakat,” sambungnya.

Aria menambahkan, setelah dilaksanakannya kesepakatan antara PT Nonbar/PT ISM dan Fave Hotel, maka kedua pihak menyatakan telah beramai. “Hotel lain yang masih berperkara dengan PT Nonbar, kami masih membuka pintu. Tidak ada kata terlambat. Apalagi Ketua PHRI DIY juga sudah mengimbau untuk mediasi,” tambahnya.

GM Hotel Fave Kusumanegaara, Yosi Arivianto mengaku senang akhirnya tercapai kesepakatan perdamaian dengan PT Nonbar. “Kami berharaap ke depan tidak terjadi lagi peristiwa seperti ini. Kasus ini jadi pelajaran berharga buat kami,” kata GM yang segera berpindah tugas ke Banyuwangi ini. KMP2

Foto: Dokumentasi PT Nonbar

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "3 Tahun Berseteru, Fave Hotel Kusumanegara – PT Nonbar Akhirnya Berdamai"

Posting Komentar