ARTIPENA Targetkan 2020 PT Bebas dari Narkoba


Sleman (KMP) - Asosiasi Relawan Perguruan Tinggi Anti Penyalahgunaan Narkoba (ARTIPENA) menargetkan mampu membuat perguruan tinggi (PT) di Indonesia bebas dari narkoba pada 2020 mendatang. Untuk itu berbagai upaya dilakukan dengan ikut menyertakan sosialisasi dan edukasi narkoba pada tridharma (PT).

"80% dari generasi muda yang telah terjerat narkoba itu pelajar dan mahasiswa. Tentu ini memprihatinkan. Karena itu kami maunya PT memiliki imun sendiri. Dan kami juga ingin masuk ke ranah tridharma PT agar penanggulangan narkoba ini bisa masuk ke pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat di PT," ungkap Ketua Dewan Pengurus Pusat ARTIPENA Prof Suryo Hapsoro, Kamis (9/11/2017).

Ditemui di sela Pelantikan Pengurus 2018-2019 ARTIPENA DIY di Hotel Lafayette, Suryo menuturkan, guna mempercepat proses terwujudnya PT bebas dari narkoba, DPP ARTIPENA pun mendorong terbentuknya DPW ARTIPENA di semua provinsi di Indonesia. Dalam dua tahun ke depan, ia menargetkan mampu melantik 17 DPW.

"Kami mendorong DPW bangkit di berbagai daerah. Walaupun targetnya hanya 17, tapi sepertinya sambutan sangat baik, sehingga kami yakin bahkan bisa mencapai 30 DPW dalam dua tahun ke depan. Tidak hanya mendorong, kami juga akan memfasilitasi dan sampai dengan melatih pengurus di DPW ini," imbuhnya.

Diakui Suryo, pendirian DPP ARTIPENA sendiri sejak April 2016 lalu berdasarkan amanat UU No 35 tahun 2009. Keberadaan ARTIPENA akan sangat membantu menekan penyalahgunaan narkoba, utamanya di kalangan penerus bangsa. Terkait mahasiswa yang terlibat narkoba, menurutnya harus ada cara tersendiri dalam penanganan.

"Bisa kita lihat dulu, mahasiswa yang bersangkutan itu pengedar atau korban. Kalau pengedar tentu ada hukumnya sendiri, karena kalau pengedar hukuman mati pun berlaku. Tapi kalau korban, kami hanya menekankan, dia telah kehilangan masa lalunya, jangan sampai kehilangan masa depannya," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW ARTIPENA Dr Kasiyarno MHum mengatakan, narkoba merupakan ancaman serius bagi bangsa Indonesia. Dan sasaran utama peredaran narkoba saat ini justru pelajar dan mahasiswa, termasuk di DIY. "Nantinya kami juga akan membentuk satuan tugas di tiap PT untuk sosialisasi dan edukasi. Bahkan kalau perlu sampai pada tahap layanan rehabilitasi," imbuhnya.

Kasiyarno menambahkan, keberadaan ARTIPENA pun telah mendesak karena BNN sendiri sudah masuk dalam tahap pemberantasan. Untuk itu ARTIPENA akan fokus pada pencegahan. "Jangan sampai anak-anak bangsa kita kecanduan narkoba," tegasnya. (Ratih Keswara)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "ARTIPENA Targetkan 2020 PT Bebas dari Narkoba "

Posting Komentar