Diguyur Hujan, Karnaval Kesehatan Kota Yogya Tetap Meriah


Yogya (KMP) – Sebanyak 70 kendaraan hias ambil bagian dalam Karnaval Kesehatan yang diselenggarakan Pemkot Yogyakarta, Jumat (24/11/2017) sore. Guyuran hujan tak menghalangi puluhan peserta mengikuti kegiatan yang digelar dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 sekaligus HUT Korpri ke-46.

Karnaval yang baru pertama kali diselenggarakan diikuti berbagai elemen, mulai dari perangkat daerah Kota Yogyakarta, masyarakat, puskesmas, rumah sakit negeri dan swasta, organisasi profesi, institusi pendidikan, dan dunia usaha.

Wakil Wali Kota (Wawali) Yogyakarta, Heroe Poerwadi, yang melepas peserta karnaval mengatakan, kegiatan merupakan salah satu upaya Pemkot Yogyakarta dalam menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menggaungkan program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang telah dideklarasikan 7 November lalu.


“Karnaval ini adalah upaya nyata untuk mengajak partisipasi masyarakat agar menjaga kesehatan, menjaga lingkungan, serta menjaga sikap perilaku dan kebiasaan-kebiasaan yang menyehatkan” Tutur Wawali ketika melepas rombongan pawai,” kata Heroe.    

Senada diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dr. Fita Yulia Kisworini. Menurutnya,  pawai ini diselenggarakan untuk menyebarluaskan informasi tentang pembangunan kesehatan kepada masyarakat sehingga nantinya mampu meneguhkan predikat Yogyakarta sebagai kota sehat.

“Harapannya karnaval ini dapat menggerakkan seluruh elemen masyarakat, baik dari sektor pemerintah, penggalangan kemitraan dengan swasta dan organisasi kemasyarakat dan elemen masyarakat lainnya dalam melaksanakan pembangunan kesehatan untuk pencapaian Kota Yogya sebagai Kota Sehat,” katanya.


Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Kota Yogyakarta, Tri Mardoyo, karnaval yang mengambil tema “keluarga sehat, Yogyakarta sehat, Indonesia kuat, kerja bersama setia sepanjang massa,” mengambil start dari Balaikota. Rombongan kemudian berpawai sejauh 7 km dengan rute Jalan Kenari, Jalan Mataram, dan berakhir di Titik Nol Kilometer.

“Walaupun baru diselenggarakan pertama kali, namun antusiasme masyarakat sangat tinggi, bahkan ada beberapa wilayah yang menampilkan mobil hias lebih dari satu seperti  misalnya Kelurahan Purwokinanti yang menampilkan enam mobil hias dan Kelurahan Tegalrejo dengan lima mobil hias,” pungkasnya. KMP2

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Diguyur Hujan, Karnaval Kesehatan Kota Yogya Tetap Meriah"

Posting Komentar