Penyakit HIV AIDS Perlu Dipahami Sejak Dini


Bantul (KMP) - Penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) merupakan penyakit mematikan. Untuk mewaspadainya, pengetahuan tentang HIV AIDS juga perlu dipahami sejak dini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Putri Khatulistiwa selaku narasumber dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Unala dalam penyuluhan Awareness Day of HIV/AIDS dengan tema 'Stop The Stigma And Give Them A Hug!', Minggu (19/11/2017) di Amphitheater B FKIK UMY. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Muhammadiyah Medical Students Activities (MMSA) Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMY.

Menurut Putri, penyakit HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan bisa terjadi penularan. Proses penularannya yaitu dengan kontak langsung antara aliran darah dengan cairan tubuh yang di dalamnya terkandung HIV. Contoh dari HIV yakni darah, air mani, cairan vagina, dan air susu ibu.

"Penularan penyakit ini bisa terjadi pada saat seseorang berhubungan intim, jarum suntik yang terkontaminasi, tranfusi darah dan ibu yang sedang menyusui. Dan jika virus HIV telah menyebar luas pada tubuh, maka tingkatan yang paling parah adalah AIDS yang merupakan infeksi dari HIV," jelasnya.

Dikatakan Putri, jika HIV sudah berkembang menjadi AIDS, penderita akan mengalami berbagai masalah kesehatan dari tahap ringan hingga berat. Namun, dengan sudah terkena virus HIV, penderita tidak langsung terkena AIDS. Untuk menjadi AIDS dibutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu beberapa tahun untuk menjadi AIDS yang mematikan.

"Orang yang telah mengidap AIDS akan menjadi pembawa dan penular selama hidupnya. Walaupun tidak merasa sakit dan tampak sehat. AIDS juga merupakan penyakit yang berbahaya karena sampai saat ini belum ada obat atau vaksin yang mencegah virus AIDS," tandas Putri.

Narasumber lainnya, Dr Bambang Sigit Riyanto SpPDKP menuturkan, orang yamg terkena infeksi virus AIDS akan merasakan tekanan mental dan penderitaan batin karena sebagian besar orang di sekitarnya akan mengucilkan atau menghindarinya. "Pada prosesnya, penderita HIV AIDS harus kita rangkul dan tetap memberikan motivasi agar bisa normal kembali. Terutama peran keluarga sangat penting untuk tetap memberi perhatian lebih agar penderita lebih terbuka dalam mengungkapkan penyakitnya," ujarnya.

Lebih lanjut Bambang mengatakan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar semakin sedikit orang terkena HIV. Hal paling utama adalah menghindari seks bebas atau hanya melakukan hubungan seksual dengan satu pasangan. Cara lain yakni memberikan vakisinanasi jika ibu hamil positif HIV agar bayi kemungkinan kecil terkena HIV.

"Saya menekankan kepada semua orang untuk tetap waspada terhadap virus HIV/AIDS dan perlu mengetahui gejala, dampak dan penularannya. Kemudian harapan saya edukasi semakin ditingkatkan baik bagi pemerintah maupun LSM dan tetap merangkul siapapun penderita HIV AIDS," tutupnya. (Ratih Keswara)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penyakit HIV AIDS Perlu Dipahami Sejak Dini "

Posting Komentar