Pererat Hubungan, KUI UAD Kembali Gelar International Day


Yogya (KMP) - Untuk yang ke delapan kalinya, Kantor Urusan Internasional (KUI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar International Day. Acara rutin tahunan tersebut selalu menjadi ajang para civitas akademika UAD untuk mempererat hubungan dengan para mahasiswa asing yang sedang belajar di UAD.

"Kegiatan semacam ini saya pikir sangat baik dan banyak manfaatnya. Jadi saya berharap, para mahasiswa asing dan juga mahasiswa UAD sendiri harus memanfaatkam momen ini untuk saling berkomunikasi dan saling mengenal," ujar Wakil Rektor IV UAD Prof Sarbirin MEd PhD, Sabtu (25/11/2017).

Dalam sambutannya saat membuka acara The 8th International Day di Green Hall UAD, Sarbirin menuturkan, UAD berharap semua mahasiswa asing yang tengah menuntut ilmu di UAD bisa belajar dengan baik dan mendapat pengalaman lebih. UAD pun ditegaskannya selalu terbuka dengan berbagai pertanyaan maupun komunikasi lainnya dari manapun.

"Kita harus tahu dan sadar, saat ini sudah tidak mungkin lagi kita berada di sebuah tempat yang ssemua sama. Sekarang ini zamannya globalisasi, selalu ada perbedaan, tapi itu bisa kita pelajari untuk saling mengenal," paparnya.

International Day sendiri merupakan acara yang digelar KUI UAD dengan tujuan mempererat hubungan kekeluargaan antara semua mahasiswa asing yang ada di UAD. Selain itu, acara tersebut juga sebagai wadah bagi mahasiswa asing UAD dan mahasiswa Indonesia di UAD untuk menampilkan seni budaya masing-masing.

Kepala KUI UAD Ida Puspita MARes pun menuturkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat tali persaudaraan antara mahasiswa asing dan mahasiswa lokal ataupun para staf yang ada di UAD. Pada tahun ini, ada sekitar 109 mahasiswa asing yang aktif belajar di UAD. Mereka berasal dari China, Thailand, Malaysia, Timor Leste, Mesir, Vietnam, Tunisia dan Yaman.

"Acara International Day kali ini juga diharapkan menjadi ajang promosi bagi kegiatan-kegiatan internasional di UAD kepada khalayak yang lebih luas serta dapat menjadi wadah bersosialisasi bagi para mahasiswa asing yang ada di Yogyakarta dengan mahasiswa Indonesia di UAD," ungkapnya.

Selama acara berlangsung dilakukan pula pameran makanan internasional dan pagelaran masak makanan internasional yang dilakukan oleh mahasiswa asal Mesir, Nepal dan Vietnam. 

Salah satu mahasiawa asing asal Nepal Pradip mengungkapkan, untuk mengenalkan budaya kuliner Nepal, ia dan temannya menyajikan salah satu makanan pencuci mulut bernama Sikharni. Olahan yogurt dan berbagai macam buah tersebut dipilih karena mudah pembuatannya.

"Kami mencari yang mudah saja, tapi khas Nepal. Dan kami pun memilih Sikharni. Bahan dasarnya mudah dan bisa dibuat juga di Indonesia. Yang terpenting ada yogurt, gula dan buah pisang. Untuk menambah rasa, bisa dimasukkan buah-buahan lain yang rasanya manis," imbuhnya. (Ratih Keswara)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pererat Hubungan, KUI UAD Kembali Gelar International Day "

Posting Komentar