PP Muhammadiyah Tagih Komitmen UAD pada Organisasi


Bantul (KMP) - Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah menagih komitmen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) pada organisasi ke-Islaman tersebut. Komitmen UAD tersebut sejalan dengan prestasi UAD sendiri yang pada Oktober 2017 lalu telah berhasil meraih akreditasi institusi A.

"Sebagai salah satu perguruan tinggi Muhammadiyah, UAD juga turut menjadi penyanggah Muhammadiyah dalam upaya membangun pusat-pusat unggulan dan kemajuan. Komitmen itulah yang kami inginkan dari UAD. Namun hal ini jangan serta merta diartikan sebagai sebuah fanatisme. Bagi kami komitmen juga bentuk dari kesetiaan," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr Haedar Nashir, Selasa (14/11/2017).

Pada Pengajian Syukuran Akreditasi Institusi UAD di Masjid Islamic Center UAD, Haedar pun menuturkan, UAD dan juga Muhammadiyah tentu bersyukur dengan akreditasi institusi A yang berhasil dicapai. Namun hal itu juga termasuk ujian bagi komitmen UAD. Dengan makin bisa meningkatkan kualitas, profesionalisme dan integritas UAD harus pula mengikutinya.

"Integritas itu mahal harganya. Sekali tercoreng maka akan runtuh seterusnya. Akreditasi institusi ini juga buah dari kepercayaan masyarakat, jadi UAD wajib menjaganya," imbuhnya.

Perlu diketahui, Muhammadiyah kini memiliki lima perguruan tinggi yang telah berhasil meraih akreditasi institusi A. Selain UAD, ada pula Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Universitas Muhammadiyah Hamka (UHAMKA).

Rektor UAD Dr Kasiyarno MHum mengatakan, raihan akreditasi institusi A tersebut merupakan hasil kerja keras berbagai pihak. Diakuinya, semua komponen ikut terlibat dalam upaya meraih nilai akreditasi tertinggi tersebut. 

"Akreditasi A ini sebenarnya sudah menjadi impian UAD sejak 2015 lalu. Namun saat pengajuan akreditasi waktu itu, kami dinilai belum layak menyandang nilai A. Alasannya karena masih sedikit prodi kami yang telah terakreditasi A. Waktu itu hanya ada 6 prodi yang A. Namun setelah itu semakin banyak prodi yang bisa meraih akreditasi A, sehingga kami pun berhasil meraih A untuk institusi," jelasnya.

Ditegaskan Kasiyarno, UAD sejak awal telah berkomitmen menjadi perguruan tinggi yang berkemajuan dengan memiliki keunggulan dan punya daya saing tinggi. UAD pun terus mendukung makin banyak dosennya untuk meraih doktor. Ditargetkan dalam beberapa tahun ke depan UAD mampu memiliki 100 dosen dengan titel doktor.

"Kami juga mendorong agar para dosen yang sudah doktor untuk bisa menjadi guru besar. Karena kami juga sedang berupaya menambah jumlah guru besar," imbuhnya. (Ratih Keswara)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PP Muhammadiyah Tagih Komitmen UAD pada Organisasi "

Posting Komentar