Oncan Poerba SH: Polda DIY Tidak Profesiona


SLEMAN (KMP) – Kepolisian Daerah DIY dan Polres Gunungkidul dinilai tidak melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional, terkait dengan terbitnya SP3 penanganan pelanggaran terhadap Undang-undang Sumber Daya Air (SDA) di Goa Pindul.

Pernyataan itu terungkap dalam replik yang disampaikan Kuasa Hukum Pemohon Praperadilan Atiek Damayanti, Oncan Poerba SH, dalam lanjutan sidang praperadilan di PN Sleman, Rabu (6/12/2017). Replik disampaikan atass jawaban Termohon I dan II yang disampaikan 5 Desember 2017.

“Para termohon telah secara sewenaang-wenang dengan menyalahgunakan kekuasaannya, melakukan penghentian atas laporan pemohon hanya dengan alasan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” terang Oncan Poerba.

Menurut Oncan, berdasarkan hasil pengamatan di lapangan terhadap laporan penghentian penyidikan oleh penyidik, sangat bertentangan dengan hukum. Mengingat penyidik tidak berupaya mengembangkan hasil penyidikan ke arah spek peraturan perundang-undangan yang lebih luas dan komprehensif.

Disinggung terkait UU No.7 tahun 2004 yang dijadikan landasan terbitnya SP3, Oncan mengatakan, UU tersebut memang sudah tidak berlaku. Namun demikian masih ada UU lain yakni UU no,11 tahun 1974 yang masih berlaku hingga saat ini.

“Sehingga secara hukum seharusnya proses penyidikan dapat dilanjutkan, terlebih dalam U 11/1974 Tentang Pengairan juga mengatur ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 15,” jelasnya.

Oncan menjelaskan, ada persoalan serius yang terjadi di Goa Pindul, yakni dugaan korupsi akibat adanya pungutan-pungutan yang tidak sesuai ketentuan. Bahkan pungutan dan pengelolaan Goa Pindul telah merugikan kliennya hingga puluhan miliar.

“Setahun Rp7 miliar dan pungutan itu sudah ada sejak 2010. Padahal tidak ada landasan hukumnya. Kemudian uang pungutan itu larinya ke mana? Ini yang harus dibongkar. Kami ingin penanganan perkara ini tetap dilanjutkan,” katanya. KMP2

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Oncan Poerba SH: Polda DIY Tidak Profesiona"

Posting Komentar