Pajak Koperasi Harus Lebih Proporsional



SLEMAN (KMP) - Koperasi sebagai organisasi ekonomi yang berprinsip pada gerakan ekonomi masyarakat perlu terus diunggulkan. Dan salah satu cara yang mampu lebih menggunggulkan koperasi adalah dengan memberlakukan pajak yang lebih proporsional.

"Koperasi awalnya tumbuh akibat makin memuncaknya sistem kapitalisme. Namun kini nasib koperasi di Indonesia justru sedang menderita. Bagaimana tidak, pajak yang diberlakukan sama dengan pajak badan usaha atau perusahaan lainnya. Belum lagi pemberlakuan pajak ganda dan ada aturan tambahan terkait pajak omset," ujar Kepala Koperasi UPNVY Ir Siwi Hardiastuti Endang SH MP, Rabu (6/12/2017).

Ditemui di sela pelaksanaan Semiloka Nasional dengan tema 'Kebijakan Perpajakan dalam Mendukung Eksistensi Koperasi sebagai Sokoguru Perekonomian Indonesia' di Hotel Sheraton, Siwi mengungkapkan, selama ini para pengurus bahkan anggota koperasi merasa terbebani dengan aturan pajak. Bahkan pada tiap pelatihan pengembangan usaha koperasi, justru soal pajak yang menjadi keluhan bersama.

"Akibatnya, dari 2009 koperasi yang terdaftar di Indonesia saat ini, hanya 30% yang mampu menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Karena sampai SHU saja ada pajaknya sendiri. Sejak awal pendirian, koperasi pun sudah dikenakan pajak omset sebesar 1%. Padahal bisa untuk atau tidak juga belum jelas," paparnya.

Untuk itu, melalui semiloka tersebut, Siwi berharap kondisi koperasi saat ini bisa dilihat langsung oleh pemerintah. Dalam semiloka tersebut, tak hanya pengelola koperasi saja yang diundang, pihak Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Keuangan dan Anggota DPR RI juga turut hadir.

"Kami berharap koperaso bisa terus menjadi sokoguru perekonomian nasional. Karena itu, pemberlakuan pajak pun sudah seharusnya proporsional karena kami pengelola koperasi juga selalu taat pajak. Ini semua demi terwujudnya koperasi yang berkembang maju, kuat dan mandiri," imbuhnya.

Siwi pun berharaphasil semiloka tersebut bisa sampai pada para pemangku kepentingan dan bisa menjadi bahan evaluasi, bahkan perubahan aturan. Koperasi yang hidup dari dana anggota tentu juga ingin memberi manfaat lebih bagi para anggotanya. (Ratih Keswara)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pajak Koperasi Harus Lebih Proporsional"

Posting Komentar