Peringati Dies Natalis ke-55, UPY Bertekad Mengglobal

BANTUL (KMP) - Visi Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) tahun 2030 ialah menjadi perguruan tinggi unggul, menghasilkan lulusan yang bertaqwa, kompetitif, profesional, memiliki komitmen nasional, dan berwawasan global. Tahapan pencapaian visi, misi, tujuan dan sasaran UPY saat ini akan memasuki tahapan ketiga, yakni membangun brand image untuk mewujudkan keunggulan UPY pada tingkat ASEAN.

"Untuk mewujudkan hal tersebut, maka semua unsur sivitas akademika bahu-membahu bergerak bersama menuju kemajuan dan bekerja. Seperti pada bidang akademik, dalam rangka peningkatan kualitas proses perkuliahan, semua program studi telah memberlakukan kurikulum berbasis KKNI," ujar Rektor UPY Dr Ir Paiman MP, Senin (11/12/2017).

Dalam Rapat Terbuka Senat UPY dalam rangka puncak peringatan Dies Natalis ke-55 di Auditorium UPY, Paiman pun menuturkan, pada bidang penelitian, UPY mendorong eluruh dosen untuk melakukan penelitian melalui pemberian insentif penelitian. Hal itu ternyata efektif karena dana terserap dengan baik.

"Bahkan tahun ini ada 17 dosen mendapatkan dana dari Kemenristekdikti dalam melaksanakan penelitian berbagai skema. LPPM pun telah melaksanakan monitoring dan evaluasi internal serta diseminasi penelitian dana dari DRPM Kemenristekdikti. LPPM juga telah menyelenggarakan kegiatan workshop penyusunan proposal penelitian dan penulisan artikel ilmiah internasional serta penyusunan proposal hibah Dikti," paparnya.

Paiman menambahkan, pada bidang pengabdian masyarakat, UPY melaksanakan program KKN menginap satu bulan di masyarakat. UPY juga selalu mendorong dosen dan prodi untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan pemberian dana insentif dan dana terserap dengan baik.

"Untuk publikasi sendiri UPY telah mendorong dosen untuk melakukan publikasi ilmiah melalui pemberian dana insentif untuk jurnal terakreditasi maupun jurnal internasional bereputasi dan ternyata ada dosen yang berhasil. UPY juga mendorong pada prodi untuk mengadakan kegiatan ilmiah baik kuliah umum atau seminar nasional maupun internasional," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Pembelajaran Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Dr Ir Paristiyanti Nurwardani MP dalam orasi ilmiahnya yang dibacakan oleh Prof Dr Margana MHum MA mengatakan, masyarakat Indonesia dan dunia saat ini telah memasuki era perubahan yang kritis, serba terbuka dan terintegrasi. Hal ini dipastikan berdampak pada semua aspek kehidupan manusia dan menentukan perkembangan ekonomi secara global.

"Setiap negara dihadapkan dengan tantangan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing SDM bangsanya. Tentu agar dapat mempertahankan, juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakatnya. Di sinilah peran perguruan tinggi akan semakin penting, karena SDM dan iptek yang dihasilkannya akan menjadi kekayaan yang tak ternilai dan menjadi modal bangsa dalam percaturan global," ujarnya.

Paristiyanti memaparkan, pada tahun 2030, penduduk Indonesia mempunyai proporsi mayoritas usia produktif mencapai lebih dari 60%. Modal insani ini jika dibarengi dengan pendidikan dan keterampilan yang baik, disertai dengan penguatan ekonomi berbasis sumber daya alam juga penguatan ekonomi berbasis industri, dan ekonomi berbasis inovasi, akan menjadi kekuatan yang luar biasa bagi bangsa Indonesia.

"Kalau itu dilakukan amat mungkin mewujudkan Indonesia menjadi negara yang maju, mandiri dan sejahtera. Karena itu, Indonesia perlu mempersiapkan generasi muda yang berpendidikan, generasi berwawasan global, dan daya saing tinggi, termasuk wirausaha, sehingga 2050 nanti generasi kita akan menjadi pemimpin di tingkat dunia," imbuhnya. (Ratih Keswara)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Peringati Dies Natalis ke-55, UPY Bertekad Mengglobal"

Posting Komentar