UII Ikut Tahap Recovery Bencana Akibat Badai dan Siklon Tropis


Yogya (KMP) - Wilayah DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam seminggu terakhir telah mengalami bencana akibat badai Cempaka dan siklon tropis Dahlia. Melihat kondisi tersebut, Universitas Islam Indonesia (UII) pun turut merespon dengan mengirimkan bantuan di sejumlah titik.

"Pengiriman bantuan ini sebagai wujud kepedulian kami terhadap yang dialami masyarakat. Program ini pun sebagai pelaksanaan pengabdian UII pada masyarakat sesuai catur dharma universitas kami," ujar Rektor UII Nandang Sutrisna SH MHum LLM PhD, Sabtu (2/12/2017) di kampus UII Cik Di Tiro.

Diungkapkan Nandang, respon terhadap bencana kali ini dilakukan dalam tiga tahap, yakni SAR dan evakuasi; tahap penilaian, layanan medis dan distribusi bantuan; serta tahap recovery atau pemulihan. Dan pada tahap ketiga atau recovery, UII berkomitmen membantu hingga kondisi para korban bencana bisa seperti semula.

"Tahapan recovery termasuk tahapan jangka panjang. Ini kami lakukan dengan mempertimbangkan kebiasaan bantuan yang mengalir bagi korban bencana. Gencarnya bantuan biasanya hanya di awal bencana, dan kuantitasnya akan menurun di minggu kedua apalagi ketiga. Padahal kondisi para korban belum tentu sudah pulih," jelasnya.

Nandang pun menuturkan, respon tanggap bencana tersebut dilakukan UII atas dasar kemanusiaan. Dan kegiatan demikian akan terus dilakukan selama masih ada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan pengiriman bantuan pun telah dilakukan UII sejak 29 November 2017 lalu ke beberapa titik seperti Kabupaten Bantul, Kabupaten Purworejo serta Kabupaten Pacitan.

"Kegiatan ini kami lakukan secara terkoordinasi dan merupakan kolaborasi lintas disiplin ilmu. Untuk bantuan layanan medis, kami juga menerjunkan tim psikologi yang akan membantu trauma healing para korban bencana," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UII Ir Agus Taufiq MSc menambahkan, tiap tahapan bantuan selalu dikoordinasikan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) DIY. Tim relawan yang dikirim UII pun terdiri dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan serta didukung Resimen Mahasiswa Batalyon 8 UII.

Untuk tahap recovery sendiri, Agus menuturkan, nantinya UII akan berkoordinasi dan melihat kebutuhan dari wilayah setempat. Contohnya di Kabupaten Bantul, tim UII telah mendapat laporan terkait titik-titik sumber air yang tercemar akibat banjir. "Untuk itu, sudah kami siapkan tim recovery dari Teknik Lingkungan yang akan menangani persoalan sumber air tercemar. Kami berharap tim ini bisa segera bergerak mengatasi masalah di lapangan," imbuhnya.

Diungkapkan Agus, UIl pun akan menerjunkan tim dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanan, khusus untuk bantuan recovery fisik seperti pembangunan infrastruktur. Sedangkan tim Psikologi dari Fakultas Psikologi dan llmu Sosial Budaya (FPSB) akan membantu Trauma Healing yang aktivitasnya akan dikawal oleh Unit Pusat Informasi dan Konseling Mahasiswa (PlKM) AUSHAF Ull. (Ratih Keswara)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "UII Ikut Tahap Recovery Bencana Akibat Badai dan Siklon Tropis"

Posting Komentar