Asik, Ada Fasilitas Toilet Bertaraf Internasional di Titik Nol


YOGYA (KMP) – Para pelancong yang datang ke Kota Yogyakarta kian dimanjalan. Kali ini, Kota Yogyakarta meresmikan fasilitas toilet khusus yang berada di dekat Malioboro. Yang istimewa, toilet ini berada di bawah permukaan alias underground.

Toilet bawah tanah yang berada di Titik Nol Kilometer Yogya diresmikan sudah bisa digunakan wargaa maupun wisatawan setelah diresmikan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dan Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, Selasa kemarin.

Pada fasilitas ini terdapat 20 toilet yang terdiri atas 12 unit untuk laki-laki dan 8 untuk perempuan. Toilet ini pun bisa diakses oleh semua orang, karena di toilet ini telah disediakan toilet model jongkok, duduk, dan tempat khusus buang air kecil serta dilengkapi juga untuk penyandang disabilitas.

Tak hanya untuk buang hajat saja, toilet ini dilengkapi fasilitas khusus ibu menyusui dan kamera pengawas. Toilet yang menghabiskan anggaran Rp5 miliar ini juga menggunakan teknologi ramah lingkungan dalam pengelolaan limbah.

Proses pengolahan limbah toilet tidak sekadar dibuang ke dalam tanah seperti layaknya septic tank pada umumnya. Akan tetapi, di bawah tanah limbah akan diolah melalui instalasi pembuangan air limbah (IPAL).


Di dalam toilet juga disuguhkan arsitektur ornament yang inspiratif tentang Yogyakarta. Konsep ini sekaligus untuk menyampaikan pesan dan cerita bagi setiap orang yang sedang menggunakan fasilitas toilet. Dengan begitu toilet tersebut tak sekadar menjadi sarana buang hajat saja. Tapi tersirat makna dan informasi seputar kearifan lokal Kota Yogya bagi pengunjungnya.

Haryadi Suyuti mengatakan, toilet underground penting dibangun di lokasi tersebut. Karena di sekitar lokasi itu banyak orang yang membutuhkanya. Jika tidak ada toilet maka kondisi bau yang bisa membuat tidak nyaman.

"Di sini ada anak-anak yang akan ke Taman Pintar, ada penitipan sepeda, mobil. Berarti di situ kan banyak orang yang memerlukan toilet, kalau nggak ada toilet bisa pesing," katanya.

Pada kesempatan tersebut Haryadi juga menjajal fasilitas bagi difable yaitu lift wheelchair dengan meluncur dari atas ke bawah. Fasilitas ini diperuntukkan khusus bagi para penyandang difable yang akan masuk ke toilet bawah tersebut.

Untuk saat ini toilet masih digratiskan sampai sudah ada regulasi terkait dengan penentuan tarif. Karena penentuan tarif perlu ada SK Gubernur. Untuk tahun pertama masih dikelola Pemda DIY dan nanti bisa bekerjasama dengan pihak ke 3 untuk pengelolaannya.

Wali Kota optimistis, keberadaan toilet bertaraf internasional di obyek wisata bakal memberikan nilai tambah bagi destinasi itu sendiri. Demikian pula objek-objek wisata lain di Kota Yogya. KMP2/*

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Asik, Ada Fasilitas Toilet Bertaraf Internasional di Titik Nol"

Posting Komentar