Terlalu, Polisi Berpangkat Brigadir Dipecat Karena Narkoba


SLEMAN (KMP) - Seorang polisi berpangkat Brigadir berinsial DT terancam dipecat dari keanggotaan Polri karena terlibat narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Terakhir, DT harus berurusan dengan rekannya sesama satu korps setelah menyalahgunakan narkotika jenis shabu-shabu.

“DT ditangkap 3 Januari lalu pukul 20.00 di kawasan Pendowoharjo, Sewon Bantul,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda DIY Kombes Pol Wisnu Widarto saat jumpa pers di Gedung Resnarkoba mapolda setempat, Senin (8/1/2018).

Wisnu menjelaskan, tertangkapnya DT bermula dari hasil penyelidikan yang dilakukan anak buahnya. Diperoleh informasi bahwa DT yang terakhir berdinas di unit Shabara Polsek Sentolo, Kulonprogo akan mengambil barang yang diduga kuat merupakan shabu di kawasan Pendowoharjo.

Pelaku DT tak dapat mengelak setelah polisi menemukan shabu seberat 0,66 gram yang akan diambilnya tersebut. Dari penangkapannya, polisi juga mengamankan satu buah telpon gengga, satu buat kartu ATM atas nama DT dan selembar slip bukti transfer ke rekening atas nama Exnacius Magulen tertanggal 3 Januari pukul 12.35.  Setelah ditangkap dan selanjutnya dilakukan tes urine akhirnya tes menyatakan DT positif mengkonsumsi shabu-shabu.

“Kami terus mengembangkan kasus ini termasuk mengejar nama yang tertulis di slip transfer tersebut. DT kami tangkap berdasarkan informasi rekannya yang sudah tertangkap sebelumnya untuk kasus narkotika. Saat ini rekannya tersebut dari kalangan sipil tengah menjalani proses persidangan,” jelas Wisnu seperti dilansir Suara Merdeka.

Bukan kali ini saja DT saja terlibat narkotika. Sebelumnya pada tahun 2011 lalu DT juga tertangkap karena kasus narkotika dengan jenis yang sama yakni shabu. Berdasarkan hal itu DT pun dianggap terbukti melakukan pelangaran disiplin dengan hukuman berupa penundaan pangkat selama dua periode dan penempatan khusus 21 hari.

“Saat dilakukan penangkapan DT berstatus polisi disersi karena banyaknya kasus yang menimpa. Seperti pernah terlibat narkotika lalu pernah juga melakukan pelanggaran disiplin karena tidak masuk kerja atau dinas tanpa seizin pimpinan,” sambung Kabid Propram Polda DIY AKBP Endriyadi.

Lebih lanjut Endriyadi menjelaskan bahwa DT saat ini masih berstatus sebagai anggota Polri karena masih menungu putusan pemberian tidak dengan hormat (PTDH) alias pemecatan dari Kapolda DIY. Namun, peluang dipecatnya DT besar karena hasil rekomendasi Sidang Komisi Kode Etik Profesi.

Rekomendasi hasil sidang yang dipimpin Wakapolres Kulonprogo Kompol Dedy Suryadharma pada 22 Desember 2017 lalu disebutkan adanya sanksi pelanggaran KEPP berupa PTDH sebagai anggota Polri karena melanggar pasal 14 ayat 1 huruf (a) PPRI Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri yaitu tidak melaksanakan tugas atau dinas secara tidak sah dalam waktu lebih dari 30 hari secara berturut-turut tanpa seizin pimpinan.

“DT pada 2012-2014 adalah anggota Ditresnarkoba Polda DIY. Lalu pada 2014 dimutasi ke Polres Kulonprogo dan seiring melakukan pelanggaran disiplin,” tandas Endri. KMP4


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terlalu, Polisi Berpangkat Brigadir Dipecat Karena Narkoba"

Posting Komentar