Asik, Hutan Wanagama Kini Dilengkapi Dome Burung


GUNUNGKIDUL (KMP) – Hutan Pendidikan dan Penelitian Wanagama I di Kabupaten Gunungkidul dikembangkan jadi tempat rekreasi, dengan dibangunnya dome burung yang pengerjaannya dilakukan oleh Gembira Loka Zoo (GL Zoo). 

Soft launching dome burung yang dinamai Wanagama Paksi itu dilakukan oleh Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ir Wiratno MSc, Minggu (4/2/2018).

Peresmian Wanagama Paksi ditandai dengan pelepasliaran bermacam jenis burung dan penandatanganan prasasti komitmen bersama untuk pendidikan konservasi keanekaragaman hayati Indonesia, serta pengguntingan buntalan bunga.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain President Gunma Safari Park (GSP) Kunihiko Takahashi, Direktur Taman Safari Indonesia Frans Manansang, Komisaris Yayasan Toemo Silva Gama Dr Ir Tahrir Fathoni MSc, Dekan Fakultas Kehutanan UGM Dr Budiadi, Ketua Yayasan GL Zoo Drs H. GBPH Yudhaningrat disertai Dirut GL Zoo KMT A.Tirtodiprojo.

Lokasi dome burung Wanagama Paksi berada di Wanagama I, tepatnya Desa Bunder, Kecamatan Playen, Gunungkidul. Selain dome burung,  juga dilengkapi tempat penangkaran dan plaza interaktif bagi pengunjung. Pembangunan Wanagama Paksi ini menelan dana Rp1,5 miliar, merupakan donasi konservasi dari Gunma Safari Park Jepang, melalui Taman Safari Indonesia.

Dome burung di area sekitar 800 meter persegi itu berisi burung-burung lokal, seperti elang brontok, merak hijau, kakatua jambul kuning, nuri bayan, perkutut, jalak, gagang bayam, trucukan, kutilang, derkuku, kepodang, dan jenis burung lainnya.

Komisaris Yayasan Toemo Silva Gama Tahrir Fanthoni berharap nantinya para donatur dari Jepang yang membiayai pembangunan Wanagama Paksi itu bisa datang dan menyaksikan adanya dome burung di hutan yang dikelilingi pohon-pohon jati unggul tersebut. “Kalau ingin menginap di Wanagama, juga disediakan wisma. Di sini bisa keliling menikmati tanaman jati unggul,” katanya.

Senada, Dirjen KSDAE Wiratno pun berpesan adanya dome burung di kawasan hutan seluas 622 hektar itu nantinya tidak saja didatangi para mahasiswa peneliti, tetapi para siswa sekolah setempat juga mengunjungi lokasi ini. “Anak-anak sekolah diajak ke sini. Jangan sampai siswa sekolah di sini tidak tahu Wanagama,” pinta Dirjen KSDAE Wiratno. 

President GSP Kunihiko Takahashi menyebut donasi konservasi dari Gunma Safari Park Jepang ini menjadi momentum mempererat hubungan diplomasi antara Indonesia-Jepang. KMP2/*



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Asik, Hutan Wanagama Kini Dilengkapi Dome Burung"

Posting Komentar