GSM Jadi Pusat Syiar Islam Berkemajuan


YOGYA (KMP) - Suara Muhammadiyah sebagai media milik organisasi Muhammadiyah kini telah memiliki gedung baru. Gedung yang diberi nama Grha Suara Muhammadiyah (GSM) tersebut nantinya juga bakal menjadi tempat berkumpulnya media-media lain milik Muhammadiyah dan menjadi sebuah kantor berita Muhammadiyah.

Hal ini disampaikan oleh Pemimpin Perusahaan Suara Muhammadiyah Deni Asyari dalam Jumpa Pers Peresmian GSM di GSM, Kamis (22/02/2018). Deni menuturkan, target GSM selanjutnya ialah menjadi pusat Syiaar Islam berkemajuan. Karenanya berbagai upaya dilakukan untuk terus mengembangkan diri. Suara Muhammadiyah pun berupaya menyediakan semua kebutuhan warga Muhammadiyah dengan kualitas dan pelayanan terbaik.

GSM merupakan simbol kiprah perjuangan Suara Muhammadiyah dan sekaligus menjadi pusat syiar Islam Berkemajuan. Suara Muhammadiyah bertekad untuk mengoptimalkan segenap potensi pangsa pasar warga Muhammadiyah yang sangat besar. Saat ini banyak pihak luar yang ingin masuk dan menguasai potensi pasar puluhan juta warga Muhammadiyah. Mengapa tidak, kita berbenah dan mengambil peluang itu, ungkap Deni.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir berpesan, keberadaan GSM menjadi momentum untuk terus menggelorakan budaya Iqra (membaca). Menurutnya, bangsa Indonesia memerlukan pilar ilmu jika mendambakan kemajuan. Dan Suara Muhammadiyah harus terus hadir sebagai pengingat akan pentingnya budaya Iqra bagi kemajuan bangsa melalui tangan-tangan generasi mudanya.

Dengan bangunan GSM ini, menjadi penanda dari kelanjutan budaya literasi Muhammadiyah yang telah digagas sejak tahun 1915. Iqra sebagai penanda masyarakat yang punya peradaban sebagai din al-hadlarah, ungkapnya.

Bagi Haedar, GSM bisa menjadi simbol hidup dari daya dan kiprah perjuangan Kiai Dahlan dalam membangun peradaban. Oleh karena itu, memajukan Suara Muhammadiyah untuk terus mendorong dan menggelorakan budaya Iqra adalah sebuah aqabah atau pendakian bagi Muhammadiyah. Selain sebagai penanda upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, GSM di mata Haedar juga menjadi simbol melanjutkan cita-cita luhur Kiai Dahlan.

Gedung ini menjadi simbol hidup dari perjuangan Kiai Dahlan. Karenanya saya berharap GSM memberi manfaat nyata bagi umat dan bangsa. Mudah-mudahan juga Suara Muhammadiyah bisa menjadi penggerak, pengokoh, dan penguat pusat keunggulan,” tuturnya.

GSM beralamat di Jalan KHA Dahlan 107, Yogyakarta. Gedung GSM ini dibangun di atas lahan seluas 1.020 m2 terdiri dari 5 lantai. Dengam luas bangunan 1.600 m2, GSM berfungsi sebagai kantor bagi majalah Suara Muhammadiyah dan juga kantor dari unit usaha-usaha di bawah Suara Muhammadiyah. Di gedung ini juga terdapat toko suara Muhammadiyah, dan ruang Aula, baik indoor maupun outdoor yang bisa difungsikan untuk kebutuhan internal maupun disewakan kepada pihak luar. (Ratih Keswara)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "GSM Jadi Pusat Syiar Islam Berkemajuan "

Posting Komentar