Indonesia Miliki Potensi Hadapi Revolusi Industri 4.0



SLEMAN (KMP) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan Indonesia menjadi salah satu negara yang potensial menghadapi revolusi industri 4.0. Potensi besar yang dimiliki Indonesia termasuk dalam bidang kemaritiman.

“Dalam bidang kemaritiman, Indonesia memiliki banyak potensi. Mulai dari potensi atas laut, dalam laut, dasar laut dan bawah dasar laut. Ada tiga jalan menuju Indonesia hebat, yakni dengan membangun tol laut nusantara, membangun pertanian dan pengalihan subsidi energi,” ujarnya, Jumat (09/02/2018) di Auditorium UPNVY.

Dalam kuliah umum “Pengembangan Industri dan Jasa Maritim Indonesia untuk Mewujudkan Visi Poros Maritim Dunia”, Luhut menuturkan, keberadaan tol laut mampu menjadi poros maritim dunia. Hal tersebut sejalan dengan keinginan Presiden Joko Widodo yang diupayakan melalui pembangunan 24 pelabuhan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) 2015-2019.

“Program tol laut ini diharapkan mampu mempercepat jalur logistik yang diperlukan diseluruh pelosok Indonesia. Total biaya pembangunan pelabuhan di seluruh wilayah Indonesia ini mencapai Rp39,5triliun,” imbuhnya.

Menurut Luhut, konektivitas antarmoda menjadi target utama pembangunan tol laut. Integrasi yang mengkombinasikan berbagai jenis moda transportasi guna mempermudah akses pergerakan orang maupun barang dan menyediakan pelayanan perpindahan moda yang efisien dan efektif.

Sementara itu, Peneliti Pusat Studi Pertahanan dan Keamanan UPNVY Ludiro Madu mengatakan, visi dan misi pemerintahan saat ini menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim dunia merupakan komitmen politik untuk mewujudkan potensi Indonesia sebagai negara kepulauan. Sudah seharusnya potensi Indonesia dikembangkan bagi sebesar-besarnya kemakmuran bangsa dan rakyat dengan berbasis pada ekonomi kelautan, budaya maritim dan pertahanan-keamanan maritim.

Idealnya, Indonesia mampu memanfaatkan keunggulan ini untuk menjadi pemain utama dalam ekonomi maritim di masa depan. Meski demikian, keunggulan geo-politik dan geo-strategi ini belum secara optimal dapat dimanfaatkan untuk mencapai kepentingan nasional di bidang ekonomi,” imbuhnya.

Menurut Ludiro, setelah sekian lama diabaikan, kebijakan poros maritim dunia diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan ekonomi maritim Indonesia di masa depan. Sektor industri dan jasa maritim merupakan sumber nilai tambah yang sangat besar bagi perekonomian berbasis maritim. (Ratih Keswara)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Indonesia Miliki Potensi Hadapi Revolusi Industri 4.0"

Posting Komentar