Kualitas Hidup Perlu Peran Multi-Sektor




SLEMAN (KMP) - Kualitas hidup (Quality of Life) merupakan konsep luas yang melibatkan kesehatan fisik seseorang, keadaan psikologis, tingkat kemandirian, hubungan sosial, kepercayaan pribadi, dan hubungannya dengan aspek lingkungan. Untuk itu, dalam pembangunan kualitas hidup masyarakat diperlukan peranan dari multi-sektor.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Panitia UAD Public Health Conference (UPHEC) 2018 dr Nurul Qomariyah MMedEd Rabu (21/02/2018) di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta. Mengangkat tema ‘Improving Quality of Life through Multi-sectoral Collaboration, konferensi tersebut membahas beragam persoalan di masyarakat terkait kualitas hidup.

WHO pada 2017 telah mendefinisikan kualitas hidup sebagai persepsi individu terhadap posisi mereka dalam kehidupan. Baik dalam sistem budaya, nilai di mana mereka tinggal, maupun dalam kaitannya dengan tujuan, harapan, standar dan keprihatinan masing-masing,” papar Nurul.

Nurul mengatakan, kualitas hidup juga digambarkan sebagai konsep multi-dimensional yang luas, biasanya mencakup evaluasi subjektif terhadap aspek positif dan negatif kehidupan. Ukuran kualitas hidup seseorang melibatkan berbagai domain dalam kehidupan, misalnya, pekerjaan, sekolah, hunian, lingkungan. Namun kesehatan individu masih menjadi kunci utama.

Selain itu, faktor budaya, nilai norma dan spiritualitas juga memiliki peran penting dalam pengukuran kualitas hidup seseorang. Dan untuk menentukan indeks kualitas hidup, dibutuhkan tiga domain, yakni fungsi fisik, status mental, dan kemampuan untuk terlibat dalam kegiatan sosial sesuai dengan norma yang ada,” ungkapnya.

Terkait luasnya domain kualitas hidup, Nurul menambahkan, usaha-usaha yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup tidak dapat diselesaikan melalui aspek kesehatan saja. Sehingga dibutuhkan kolaborasi multi-sektor agar tercapai pengembangan yang merata di berbagai sektor tersebut.

Selanjutnya penting bagi kita di Indonesia, khususnya di Yogyakarta untuk memiliki sebuah program untuk mempelajari pengalaman kolaborasi multi-sektoral untuk meningkatkan kualitas hidup dari negara lain. Dengan adanya seminar maka diharapkan menjadi sarana bagi akademisi maupun praktisi untuk belajar mengenai isu tersebut,” imbuhnya.

Konferensi ini digelar dalam rangka Milad UAD ke-57. Penyelenggaraan acara ini merupakan kolaborasi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat dengan Fakultas Psikologi UAD. (Ratih Keswara)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kualitas Hidup Perlu Peran Multi-Sektor"

Posting Komentar