Pemkot Denpasar Studi Pengelolaan Ruangan di Kotabaru


YOGYA (KMP) - Kota Yogyakarta menjadi salah satu tujuan favorit untuk melakukan studi yang dilakukan banyak daerah di Jawa maupun luar Jawa. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kota melakukan reformasi dan birokrasi dengan dinamika yang sudah ada di kota Yogyakarta.

Seperti yang terlihat di Kelurahan Kotabaru Kecamatan Gondokusuman, Jumat (9/2/2018). Kelurahan ini menerima kunjungan kerja Camat dan Lurah serta rombongan anggota dari pemerintah kota Denpasar, Bali. Rombongan melakukan studi terkait dengan pengelolaan ruangan dan PPTK.

I Made Toya, Asisten Pemerintah Kota Denpasar mengatakan, pihaknya melakukan studi di Kota Yogyakarta untuk mengetahui terkait dengan pengelolaan ruangan. “Kami berharap kelurahan dan kecamatan kota Denpasar mengetahui bagaimana cara kerja di kelurahan, berkaitan dengan PPTK di Yogyakarta, apa saja yang dikerjakan sehingga kami bisa mengadopsi apa yang dikerjakan dan kami terapkan  di kota Denpasar,” katanya.

Sejak 2015, Pemkot Yogyakarta menetapkan Lurah menjadi PPTK kegiatan permberdayaan di masyarakat. Tujuannya agar kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat lebih dimaksimalkan. Sementara kegiatan pemberdayaan yang dilakukan adalah berdasarkan hasil dari Musrenbang.

Lurah Kotabaru, Riyan Wulandari mengatakan, kelurahannya sudah menggunakan e-office di dinas atau instansi lain, ini sangat membantu menyampaikan undangan atau informasi, mengefisienkan waktu jika ada kegiatan lain yang bisa dilakukan dengan baik.

“Tiap anggota  juga diwajibkan mempunyai rekening di bank daerah untuk kegiatan dana LPMK dan dana via transfer dan via bank semuanya tidak ada tunai. Sehingga ada kontrol, apakah benar ada kegiatan dan di realisasikannya seperti apa,” terangnya. KMP2/*


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pemkot Denpasar Studi Pengelolaan Ruangan di Kotabaru"

Posting Komentar