Publikasi Internasional 2017 UNY Meningkat


SLEMAN (KMP) - Rektor UNY Prof Dr Sutrisna Wibawa mengungkapkan, jumlah publikasi internasional UNY di 2017 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Upaya menggenjot capaian tersebut juga menjadi salah sat cara UNY mewujudkan keinginan menjadi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) bertaraf internasional.

Jumlah publikasi internasional pada tahun 2017 tercapai 28,45% atau sebanyak 274 judul dari target 4%. Capaian ini lebih tinggi dibanding capaian pada tahun 2016 yang hanya 16 judul. Kenaikan capaian ini juga selaras dengan berbagai upaya fasilitasi publikasi internasional yang telah diberikan, baik berupa fasilitasi publikasi dalam seminar internasional maupun publikasi dalam jurnal internasional serta jurnal internasional bereputasi, ujar Sutrisna, Jumat (09/02/2018).

Dalam rapat senat terbuka UNY di Ruang Sidang Rektorat, Sutrisna menuturkan, tak hanya publikasi internasional, secara keseluruhan, capaian program kerja UNY berdasarkan kontrak kinerja dengan Kemenristekdikti juga meningkat. Diantaranya, rasio afirmasi yang mencapai 29,74% dari target 20%. Rasio afirmasi adalah persentase jumlah mahasiswa afirmasi Bidikmisi, Beasiswa ADIK, UKT Kelompok I, Kelompok II, dan beasiswa lainnya, dibandingkan dengan jumlah total mahasiswa S1 dan Diploma.

Ini merupakan rasio yang cukup tinggi. Demikian pula persentase lulusan bersertifikat kompetensi dan profesi yang meningkat jauh dari target 4% dapat tercapai 71,26%. Dosen dan tenaga kependidikan juga meningkat kompetensinya, begitu pula bidang penelitian dan pengabdian masyarakat,” imbuhnya.

Sutrisna pun menyampaikan, seluruh ketercapaian tersebut dikarenakan berbagai faktor yang bersifat mendukung maupun penghambat yang dapat diantisipasi. Beberapa langkah strategis yang bersifat kebijakan maupun operasionalisasi program kerja pun telah dilakukan dalam bidang tridharma perguruan tinggi, manajemen, keuangan, dan sarana prasarana.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan LPTK lain se-Indonesia, UNY masih menjadi yang nomor satu. Peringkat setelah UNY pada 2017, ada UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) Bandung yang berada pada peringkat ke-13. Berikutnya Unnes (Universitas Negeri Semarang) pada peringkat ke-16.

Rapat kerja berupa laporan perkembangan pelaksanaan program universitas tersebut dibuka Ketua Senat UNY, Zamzani. Dalam sambutannya Zamsani mengatakan, agenda rapat terbuka tersebut merupakan media untuk memberikan informasi apa yang telah dilakukan dan dicapai selama ini.

“Harapannya dengan mengetahui informasi terkini universitas, civitas akademika dapat aktif membangun sinergitas antar organisasi sehingga bisa berjalan dengan baik,ungkapnya. (Ratih Keswara)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Publikasi Internasional 2017 UNY Meningkat"

Posting Komentar