Tersangka Pemalsuan Letter C Diminta Kooperatif


SEMARANG (KMP) – Sengketa tanah di Jalan Kaliurang Km 5,8 Catur Tunggal, Depok, Sleman memasuki babak baru. Setelah diproses cukup lama, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menetapkan Antonius Toto Djunaedi Ridiarto alias Toto Junaedi sebagai tersangka.

Toto Junaedi ditetapkan sebagai tersangka dugaan pemalsuan surat tanah Letter C nomor 844 a.n Singgih Dulrachim seluas 2000 m2 dan Nomor 877 a.n Ngudirejo seluas 2010 m2 yang berlokasi di Jl Kaliurang Km 5,8. Namun, Toto Junaidi mangkir dari panggilan pertam yang dilakukan Bareskrim Mabes Polri.

Kepala Hukum Kodam (Kakumdam) IV/Diponegoro Kolonel Chk Agus Hari Suyanto SH mengapresiasi langkah Mabes Polri yang telah menetapkan tersangka. Kolonel Agus juga meminta agar tersangka kooperatif dan segera memenuhi panggilan Bareskrim tanpa harus menunggu adanya upaya paksa dari kepolisian.

“Saya berharap saudara Toto Junaedi kooperatif dan segera datang ke Mabes Polri agar pemasalahan cepat selesai,” ucap Kakumdam seperti dilansir Wartahukum.id, Kamis (15/2/2018).

Toto Junaedi melalui tim kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Street Justice Advocate & Partners, sebelumnya diketahui mengajukan permohonan penundaan pemeriksaan. Dalam surat itu terungkap, Toto Junaedi tidak dapat memenuhi panggilan karena ada pekerjaan yang sudah terjadwal. Karena itu, pemeriksaan diminta ditunda hingga 28 Februari 2018.

Sengketa lahan di Jl Kaliurang sendiri berlangsung cukup lama. TNI AD mengklaim kehilangan aset di kawasan itu selama 13 tahun. Lahan sengketa terdaftar dalam Inventaris Kekayaan Milik Negara (IKMN) No. Reg.  307320026 sejak tahun 1989. Persoalan mengemuka saat Lie Fong Moij mengklaim sebagai pemilik lahan dibuktikan dengan sertifikat No. SHM 11178 dan SHM 11179. Tanah dibelinya dari Toto Djunaedi sebesar Rp 11 miliar pada 2005.

TNI AD yang kalah di pengadilan enggan menyerah. Bersama tim penyidik Mabes Polri, tim Mabes AD menemukan ada indikasi penyalahgunaan Letter C yang membuat TNI kehilangan aset. Hasil penyidikan tim Bareskrim akhirnya menetapkan Toto Junaedi sebagai tersangka. KMP2


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tersangka Pemalsuan Letter C Diminta Kooperatif "

Posting Komentar