USD Berbagi Lewat Konser Kolaborasi


SLEMAN (KMP) - Universitas Sanata Dharma (USD) memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia dengan memberikan pendidikan berkualitas. Komitmen tersebut diwujudkan pula dalam berbagai kegiatan amal, seperti Konser Amal Internasional pada Minggu (04/03/2018) malam.

Bertempat di Auditorium USD, konser amal ini juga digelar berkolaborasi dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dan Elisabeth University of Music, Jepang. Konser amal ini juga dimaksudkan untuk membangkitkan kepedulian semua pihak memberikan beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu secara ekonomi.

“Kebahagiaan sejati merupakan berkah sebagai akibat dari rasa kepedulian dan kemauan untuk berbagi. Konser Amal Internasional ini adalah salah satu program untuk kesadaran, memberikan dukungan, dan mengembangkan kolaborasi antar berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia,” ujar Rektor USD Johanes Eka Priyatma MSc PhD.

Diungkapkan Eka, pemerintah dan USD belum mampu memberikan beasiswa bagi mereka semua yang membutuhkan. Karenanya, diperlukan keterlibatan berbagai pihak. Melalui kantor kesejahteraan siswa, Lembaga Kesejahteraan Mahasiswa (LKM), USD berupaya mengumpulkan dana dan mengelola beasiswa untuk para siswa. Dengan bantuan berbagai mitra, LKM saat ini telah mampu memberikan beasiswa dalam berbagai skema untuk sekitar 800 siswa.

Konser malam ini, salah satunya untuk mengetuk kepedulian bagi mahasiswa kurang mampu. Karena masih ada lebih dari seribu siswa yang permohonan beasiswa ditolak,” imbuhnya.

Konser amal ini dibuka dengan paduan suara mahasiswa Cantus Firmus. Paduan suara mahasiswa USD ini membawakan lima lagu, termasuk lagu Mengejar Matahari yang dipopulerkan Ari Lasso. Paduan suara beranggotakan 30 orang mahasiswa itu juga menyajikan lagu daerah Papua Yamko rambe Yamko.

Selanjutnya tampil pula mahasiswa magister Elisabeth University of Music, Jepang. Mereka adalah Nami Ouchi pada piano, Miyeong Pak peniup flute, dan Siwat Limsuwan pada gitar. Ketiganya membawakan enam repertoar klasik. Diawali dengan permainan piano Ouchi yang membawakan Improvisasi no 15 Hommage a Edith Piaf dari komponis F Poulenc, disusul dengan Faschingsschwank aus Wien, Phantasiebilder op 26, 1 Allegro dari komponis D Schumann.

Penampilan terakhir dilakukan Studsy Band yang beranggotakan 81 orang mahasiswa ISI Yogyakarta dengan konduktor I Gusti Ngurah Wiryawan Budhiana. Para mahasiswa itu menyajikan lima repertoar, diantaranya Final Fantasy VII Original Soundtrack karya Nobuo Uematsu yang diaransir oleh Arnol Morrison dan Call of Heroes karya Michael Geisler. (Ratih Keswara)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "USD Berbagi Lewat Konser Kolaborasi"

Posting Komentar