Diikuti 5.000 Jamaah, Aksi Bela Bangsa Dijamin Super Damai


Panitia Aksi Bela Bangsa menyampaikan klarifikasi terkait rencana aksi yang akan digelar 1 Juni mendatang di titik nol kilometer Yogyakarta. Foto: Sodik 

Kabarmerahputih.net – Aksi Bela Bangsa yang akan digelar di titik Nol Kilometer Yogyakarta pada 1 Juni mendatang dipastikan bakal diikuti tak kurang dari 5 ribu jamaah. Panitia menjamin aksi bakal berlangsung super aman dan super damai.

“Ini untuk mengklarifikasi banyaknya informasi yang beredar, bahkan broadcast yang mengimbau untuk mengindari kawasan Titik Nol. Itu justru memperkeruh. Kami pastikan aksi bakal berlangsung super aman dan super damai,” ucap Dwi Kuswantoro, ketua panitia aksi, Rabu (30/5/2018).

Dwi mengungkapkan, panitia aksi sengaja memilih tanggal 1 Juni yang bertepatan dengan hari lahir Pancasila dan hari ke-16 Ramadhan. “Bagi umat Islam, bertepatan dengan malam 17 Ramadhan atau malam turunnya Alquran,” teraang Dwi.

Aksi yang akan digelar setelah Ashar, papar Dwi, merupakan aspirasi yang akan menyuarakan kegelisahan masyarakat. Aksi dilakukan untuk mendorong adanya pembenahan secara nasional mengingat persoalan bangsa yang sangat kompleks.

“Jadi aksi ini sangat penting di tengah ketimpangan yang masih menganga cukup lebar, dan keadilan sosial yang masih menjadi persoalan serius. Kami ingin mengembalikan Pancasila sebagai ruh berbangsa dan Alquran sebagai tuntunan bagi umat Islam,” terangnya.

Melalui Aksi Bela Bangsa, tambah Dwi, pihaknya ingin menegaskan kembali pentingnya cinta tanah air, menjaga Pancasila yang ber-Ketuhanan Yang Maha Esa agar tetap menjadi kekuatan negara dalam melahirkan kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran.

Kemudian, mengedepankan kebersamaan umat dalam spirit berjamaah untuk ikut berperan menjaga NKRI, daan mendorong terbentuknya kepemimpinan nasional secara konstitusional yang cerdas dan amanah. “Jadi aksi ini untuk mendorong perubahan nasional dari Yogyakarta,” sambungnya.

Untuk menjamin kelancaran aksi, panitia telah menyiapkan 300 tenaga kebersihan dan untuk mendukung keamanan diterjunkan 700 personel dari berbagai elemen yang terlibat dalam aksi. “Aksi hanya akan berlangsung satu jam, atau paling lama 1,5 kjam,” pungkasnya.

Sementara H. Syukri Fadholi selaku presidium aksi menambahkan, setiap warga memiliki kewajiban untuk menyampaikan tausyiah nasional saat kebijakan pemerintah tidak lagi sesuai dengan tujuan kemerdekaan. Melalui tausyiah ini, pihaknya berharap bisa mengingatkan penguasa agar kembali ke jalan yang benar.

“Yang ada sekarang sudah melenceng jauh. Contohnya soal hukum. Negara yang seharusnya rechstaat, tapi oleh penguasa hukum justru dijadika alat untuk melanggengkan kekuasaan. Banyak warga kesulitan mencari pekerjaan, penguasa justru mendatangkan modal sekaaligus mengimpor pekerja dariluar,” tambahnya.

Aksi Bela Bangsa, lanjut Syukri Fadholi, merupakan gerakan moral yang mengedepankan kebersamaan dan ketertiban. KMP2

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Diikuti 5.000 Jamaah, Aksi Bela Bangsa Dijamin Super Damai"

Posting Komentar