Soal Laporan Wali Siswa di Polda DIY, Begini Kata RF


Dimpos Sitompul SH, kuasa hukum EH, wali siswa yang melaaporkan pembina sekolah internasional ke Polda DIY. Foto: dok KMP

Kabarmeraahputih.net –RF, Pembina sebuah sekolah internasional di Yogyakarta akhirnya buka suara merespons laporan yang dilakukan EH, atas dirinya.RF mengaku tahu ada laporan di Polda DIY namun ia memilih berpikir positif.

“Ada satu orang tua yang buat surat, ada banyak surat jadi kurang jelas. Saya tidak ada waktu untuk mengurusi masalah seperti itu,” kata RF, kemarin.

RF mengungkapkan, ia belum tahu persis isi laporan yang dibuat di Polda DIY. Ia juga mengaku memilih berpikir positif daripada memikirkan persoalan itu. “Saya berfikir positif saja,” tegasnya.

RF sendiri dilaporkan salah satu wali siswa, EH, atas dugaan penipuan dan penggelapan. Laporan dibuat karena penambahan fasilitas yang dijanjikan tidak kunjung terealisas. Padahal, wali siswa telah memenuhi kewajibannya.

Penasehat hukum pelapor, Dimpos Sitompul SH, mengungkapkan peristiwa bermula pada 1 September 2015 saat pihak sekolah menerbitkan surat yang ditujukan kepada murid, orang tua dan guru. Dalam surat yang ditandatangani OAS selaku prinsipal sekolah, dijanjikan pengadaan fasilitas-fasilitas penunjang sekolah yang seluruhnya terdiri dari 5 item.

Pada 20 Oktober 2017, sekolah kembali menerbitkan surat dengan tujuan yang sama. Dalam surat yang ditandatangani RF selaku pembina, kembali dijanjikan pengadaan fasilitas penunjang di sekolah. Kali ini, surat hanya berisi 2 item janji.

Sebagai bagian dari rencana itu, pihak sekolah juga telah mengajukan proposal permohonan sewa tanah dilengkapi dengan rencana pembangunan gedung dan estimasi anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp4,5 miliar.

Sebagaimana surat yang berisi janji-janji itu, seharusnya sudah terealisasi. Tapi yang terjadi justru sebaliknya. “Klien kami merasakan fasilitas penunjang pendidikan tidak ada peningkatan. Kami mengapresiasi langkah penyidik Polda DIY yang sudah menaikkan kasus ini ke penyidikan,” katanya.

“Kejahatan dalam dunia pendidikan harus cepat ditangani dan diselesaikan karena menyangkut anak dan generasi muda, sehingga penanganannya harus extra ordinary,” sambungnya. KMP2



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Soal Laporan Wali Siswa di Polda DIY, Begini Kata RF"

Posting Komentar