IR-4 Ubah Sudut Pandang Kompetisi Dunia



Kabarmerahputih.net - Kondisi dunia pendidikan dan kerja saat ini tengah dipengaruhi oleh perubahan yang disebut Industrial Revolution 4.0 (IR-4). Semakin lama, perubahan yang terjadi semakin masif hingga bagai gelombang tsunami telah mempengaruhi pendidikan tinggi hingga sudut pandang dunia terhadap makna kompetisi.

Hal ini diungkapkan Rektor Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Ir Henry Feriadi MSc PhD pada Wisuda Sarjana dan Pascasarjana periode Juli 2018 di kampus setempat, Sabtu (28/07/018). Henry mengatakan, IR-4 setidaknya telah membuat metode pembelajaran, inovasi teknologi edukasi, hingga prospek masuk dunia kerja berubah cepat.

"Perubahan itu terjadi sesuai kebutuhan dan tantangannya. Berdasarkan topik bahasan World Economic  Forum pada 2017 lalu, terdapat 10 kemampuan atau keterampilan yang dibutuhkan untuk bisa berhasil di dunia kerja. Menariknya, kemampuan akademik tidak disebut secara eksplisit," paparnya.

Kesepuluh kemampuan tersebut ialah kemampuan pemecahan masalah yang kompleks, berpikir kritis, kreatif, kemampuan memanajemen orang lain, berkoordinasi dengan pihak lain, intelektual emosional, kemampuan membuat penilaian dan keputusan, berorientasi melayani, kemampuan negosiasi, serta fleksibilitas kognitif. Pada daftar tersebut yang justru dianggap penting ialah yang berkaitan dengan soft skills seperti karakter, sikap, kecerdasan emosi, dan sebagainya.

"Semua itu juga sudah sejalan dengan semangat pembelajaran seutuhnya yang terjadi di UKDW. Kami menekankan pada kesatuan pendekatan spiritualitas, integritas, maupun profesionalitas. Karena itu kami berharap para wisudawan mau terus memgembangkan diri secara positif dan mengaplikasikan kemampuan yang dimiliki dalam berbagai bidang pekerjaan yang ditekuni," ungkapnya.

Dengan mampu mengembangkan diri, para wisudawan diharapkan juga mampu menghadapi kondisi dunia yang sering diistilahkan VUCA. VUCA merupakan singkatan dari Volatile, Uncertained, Complex, Ambigous, yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi 'Bergejolak, Tidak Pasti, Kompleks (Ruwet) dan Membingungkan'.

"Kondisi seperti ini telah terjadi di semua spektrum kehidupan baik di bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, lingkungan alam dan keamanan. Peristiwa-peristiwa baik maupun buruk yang terjadi di suatu tempat sangat mungkin berpengaruh pada tempat lain karena negara-negara di dunia ini makin saling bergantung dengan komunikasi yang sangat maju sekarang ini, apalagi dengan kemajuan teknologi informasi," imbuhnya.

Pada periode kali ini, UKDW mewisuda 176 mahasiswa yang terdiri dari 161 mahasiswa program S1 dan 15 mahasiswa program pascasarjana (S2 dan S3). Dari keseluruhan wisudawan, terdapat enam mahasiswa program Sarjana (S-1) dengan predikat 'Wisudawan Terbaik', yaitu Dorti Lusiana Ariani Tampubolon dari Program Studi Manajemen dengan IPK 3,90; Rachel Angella Pelle dari Program Studi Akuntansi dengan IPK 3,95; Tifan Adi Kuasa dari Program Studi Arsitektur dengan IPK 3,83; Leonardo Sendy Dwi Atmoko dari Program Studi Informatika dengan IPK 3,78; Azhalia Amesa dari Program Studi Sistem Informasi dengan IPK 3,96; dan Claudia Paramitha Putri Kristianto dari Program Studi Bioteknologi dengan IPK 3,96. (Ratih Keswara)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "IR-4 Ubah Sudut Pandang Kompetisi Dunia"

Posting Komentar