Korupsi Kredit Ruko, Pejabat Bank Plat Merah Jadi Tersangka


Kajati DIY didampingi Aspidsus dan Asintel saat memberi keterangan pers terkait penetapan tersangka dugaan korupsi pada bank plat merah. Foto: KMP2

Kabarmerahputih.net - Satu pejabat bank plat merah di Yogyakarta beserta debitur ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIY. Keduanya tersangkut dugaan korupsi pemberian kredit pembelian ruko di kawasan Sleman.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) DIY Erbagtyo Rohan SH MH saat jumpa pers dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke-58, Senin (23/7/2018) mengungkapkan, dari dua tersangka yang telah ditetapkan Kejati, salah satunya adalah pejabat bank berinisial MI.

Kemudian tersangka lainnya adalah MK, debitur atas kredit kepemilikan ruko di Kawasan Sleman dengan nilai sebesar Rp16 miliar. “Perkara ini akan segera kami berkaskan dan tidak lama kami limpahkan ke pengadilan,” ucap Kajati didampingi Wakajati, Dr Mukri.

Menurut Kajati, pihaknya menetapkan dua tersangka setelah memiliki alat bukti cukup. Kejati, kata dia, sebelumnya juga telah meminta perhitungan kerugian negara dai Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Ada tambahan satu bukti surat juga. Soal besaran kerugian negaranya belum bisa kami ungkapkan sekarang. Nanti kami sampaikan di lain waktu,” katanya.
Ia menjelaskan, dalam proses pengajuan kredit pembelian ruko oleh tersangka MK, diduga ada pemalsuan dan perbuatan melawan hukum (PMH) lainnya. Selain itu, juga ada dugaan penyalahgunaan wewenang oleh pejabat bank, yakni MI.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati DIY Jefferdian SH MH menambahkan, sebelum menetapkan tersangka pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 43 orang saksi dan saksi ahli sebanyak 4 orang. Pihaknya juga telah menyita surat dan barang yang menjadi sarana tindak pidana yang disangkakan.

“Kalau terhadap tersangka belum kami periksa sebagai tersangka, tapai kalau sebagai saksi sudah kami periksa. Penyelidikan perkara ini kami mulai tahun 2017 lalu dan minggu lalu kami buka lagi penyidikan baru untuk tersangka baru,” tambahnya seperti dikutip wartakonstruksi.com.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejati membidik dugaan korupsi pada bank plat merah di Yogyakarta terkait pemberian fasilitas kredit yang menyalahi aturan. Informasi yang berkembang menyebutkan, agunan yang digunakan untuk mengajukan kredit lebih rendah dari nilai kredit yang diberikan.

Kejati juga tengah menyidik dugaan penyalahgunaan keuangan pada bank plat merah lainnya. Namun belum ada tersangka pada bank yang memiliki jaringan terluas di Tanah Air ini. (*)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Korupsi Kredit Ruko, Pejabat Bank Plat Merah Jadi Tersangka"

Posting Komentar