Tekuk USD, Putra UAD Hindari Posisi Juru Kunci


Kabarmerahputih.net - Kemenangan pertama tim putra Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta di laga terakhir membuatnya terlepas dari posisi juru kunci. Usai menekuk Universitas Sanata Dharma (USD) dengan skor ketat, 38-32, UAD membungkus kemenangan tunggal.

Penampilan UAD di kuarter akhir dalam LIMA Basketball region Jateng-DIY yang dihelat pada Senin (23/7/2018), di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia itu menjadi kunci kemenangan tim ini. Tim berkostum biru tua itu memimpin dalam tiga kuarter, 9-6, 23-11 dan 27-22.

Memasuki kuarter penutup, UAD menggeliat. Skor sempat 27-27 di paruh pertama kuarter keempat. Tim asuhan Yusuf Haryono itu pun akhirnya mengakhiri laga dengan kemenangan 38-32.

Sementara itu, Universitas Negeri Semarang (Unnes) membuka peluang ke semifinal usai menaklukkan Universitas Semarang (USM). Hasil ketat 49-40 yang dimenangi Unnes tercipta usai tertinggal di kuarter pertama.

Tekanan USM di kuarter pertama meredam perlawanan Unnes. USM unggul dengan selisih empat bola di kuarter awal, 13-5.

Unnes memanas di kuarter berikutnya. Dalam tiga kuarter, tim asuhan Alkindi Caesar itu tampil apik membalas perlawanan USM. Tim berkostum putih itu unggul 25-23, 41-36 dan membungkus kemenangan dengan skor 49-40.

"Saya memberi banyak motivasi. Karena kebanyakan dari mereka adalah pemain baru, jadi saya hanya beri motivasi agar mereka lebih percaya diri mainnya," kata Alkindi

Usaha Unnes pada laga terakhirnya ini membuka kans ke semifinal. Dengan bekal dua kali kemenangan, tak menutup kemungkinan bahwa tim yang dikomandani David Simeon ini masuk ke empat besar. Namun, kepastian itu akan didapat Unnes setelah menunggu hasil dua laga setelahnya.

"Peluangnya masih tergantung pertandingan tim lain. Masih ada pertandingan Undip melawan UNS dan Udinus dengan UII. Jadi, masih belum bisa dilihat dari sekarang," lanjut Alkindi. (*)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tekuk USD, Putra UAD Hindari Posisi Juru Kunci"

Posting Komentar