Terbukti Bersalah, Grand Quality Hotel Didenda Rp 1 Miliar


Regional Director PT Inter Sport Marketing sekaligus PT Nonbar, Tubagus Aria, menyatakan masih ada 3 hotel yang menunggu sidang putusan pekan depan. Foto: Ist

Kabarmerahputih.net – PT Inter Sport Marketing (ISM)/PT Nonbar selaku pemegang hak eksklusif siaran Piala Dunia 2014 kembali dimenangkan Pengadilan Niaga Semarang atas gugatan yang dilayangkan terhadap Grand Quality Hotel Yogyakarta.

Majelis hakim Pengadilan Niaga Semarang dalam putusannya menyatakan bahwa tergugat, Grand Quality Hotel Yogyakarta, telah melakukan perbuatan melawan hukum berupa pelanggaran hak cipta dengan menayangkan Piala Dunia Brasil tanpa izin dari penggugat.

Karena itu, majelis hakim memutus menghukum untuk membayar kerugian kepada penggugat sebesar Rp 1 miliar. Putusan ini bukanlah yang pertama dijatuhkan majelis hakim terhadap hotel berbintang yang kedapatan melanggar izin hak siar Piala Dunia Brasil.

Sebelumnya, vonis yang sama dijatuhkan terhadap empat hotel berbintang lain di DIY yakni Rose In Hotel Yogyakart, Grand Zuri Hotel Yogyakarta, Merapi Merbabu Hotel Yogyakarta, dan Grand Artos Hotel Magelang. Keempatnya juga dihukum membayar kerugian masing-masing sebesar Rp1 miliar.

Regional Director PT ISM sekaligus PT Nonbar, Tubagus Aria mengungkapkan, setelah Grand Quality Hotel, masih ada tiga hotel berbintang lainnya yang masih menunggu putusan pengadilan. Rencannya, sidang putusan terhadap ketiga hotel tersebut akan digelar pekan depan.

Aria mengungkapkan, pihaknya menyayangkan sikap hotel yang ‘ngotot’ tidak mau mengakui kesalahannya. Padahal, sudah cukup banyak hotel berbintang baik di DIY maupun di luar DIY yang telah divonis bersalah karena menayangkan konten siaran Piala Dunia 2014 tanpa izin.

“Sebelum ini empat hotel berbintang sudah divonis bersalah dan dihukum membayar kerugian Rp 1 miliar, sekarang Grand Quality juga divonis bersalah dan dijatuhi hukuman yang sama. Setelah ini hotel mana lagi yang akan menyusul?” tanya Aria.

Ia menjelaskan, sejak awal pihaknya membuka diri untuk penyelesaian melalui jalur mediasi. Namun, jika pihak hotel tetap bersikeras memilih jalur litigasi, maka pihaknya tidak akan mundur satu langkah pun. Terlebih, perusahaannya memiliki legal standing yang sudah terbukti baik melalui putusan pidana maupun perdata. KMP2


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terbukti Bersalah, Grand Quality Hotel Didenda Rp 1 Miliar"

Posting Komentar