Wawali : TMMD Percepat Penataan Kawasan Kumuh


Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi membuka program TMMD Sengkuyung Tahap II di Lapangan SMAN 3 Yogyakarta, Selasa pagi. Foto: KMP2

Kabarmerahputih.net – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II 2018 resmi dimulai. Program yang dilaksanakan Kodim 0734/Yogyakarta itu resmi dibuka Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi, Selasa (10/7/2018) pagi di Lapangan SMAN 3 Yogyakarta.

Dalam sambutannya, Wawali mengungkapkan, program TMMD memiliki andil besar dalam membantu Pemerintah Kota menuntaskan persoalan kawasan kumuh. TMMD, kata Wawali, membantu mempercepat realisasi program tersebut.

“Tahun 2019, kami target Kota Yogyakarta sudah bebas kawasan kumuh. TMMD memberi andil signifikan dalam membantu mempercepat realisasi target tersebut,” ucap Wawali.

Menurut Heroe, program pengentasan kawasan kumuh telah dimulai sejak 2016 silam. Saat inim dari seluruh luas kawasan kumuh yang ada di Kota Yogyakarta masih tersisa 150-an hectare. Pada tahun ini, Pemkot tengah melaksanakan program untuk penataan kawasan dengan jangkauan mencapai 135 hektare.

Program dilaksanakan di beberapa titik yang sebagian besar berada di bantaran sungai mulai dari Gajahwong hingga Code. “Ada di Mujamuju, Pandeyan, Sorosutan, Wirobrajan, Mergangsan dan daerah lainnya,” kata Heroe.


Wakil Walikota sebagai inspektur upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II 2018 tengah memeriksa barisan pasukan. Foto: KMP2

Program, lanjut Heroe, akan dilanjutkan tahun depan dengan menjangkau 45-55 hektar kawasan kumuh yang tersisa.  Dengan begitu, pada 2019 secara teknis sudah tiada ada lagi kawasan kumuh di Kota Yogyakarta. “Tinggal nanti setelah itu bagaimana visualisasinya, karena secara teknis dan visual tentu berbeda,” jelasnya.

Ia menambahkan, selain mempercepat penanganan kawasan kumuh, hal penting lain dari TMMD adalah membangun kebersamaan dengan Pemkot, TNI-Polri, dan masyarakat. Melalui TMMD dibangun kebersamaan untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Strategi melalui TMMD adalah menggerakkan agar punya kesadaran untuk peduli dan turut menjaga lingkungannya. Kami ingin masyarakat lebih aware terhadap lingkungan sekitarnya,” tambahnya.   

Dandim 0743/Yogyakarta Letkol Inf Bram Pramudia mengatakan, beberapa sasaran yang dkan digarap melalui TMMD Sengkuyung terdiri dari sasaran fisik dan nonfisik. Sasaran fisik meliputi pembuatan talud permanen di pinggir Sungai Code seanjang 35 meter, rehab Balai RW 1 unit, rehab rumah 5 unit, dan pemuatan MCK.

“Untuk nonfisiknya ada sosialisasi pekat dan narkoba, menangkal fanatisme agama yang sempit, sosialisasi bela negara dan cinta tanah air, juga sosialisasi penyuluhan tentang kekerasan dalam rumah tangga,” tambahnya. KMP2

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wawali : TMMD Percepat Penataan Kawasan Kumuh"

Posting Komentar