Andika Pandu : Pemuda Milenial Tak Boleh Asal Pilih Pemimpin


Andika Pandu Puragabaya mengajak generasi milenial bersikap kritis dalam memilih pemimpin. Foto: Ist

Kabarmerahputih.net – Bukan rahasia lagi jika politik sangatlah gampang disalahgunakan oleh orang-orang yang haus jabatan serta kekuasaan dan uang semata. Tapi sesungguhnya ada dimensi lain dari politik, yaitu suatu alat dahsyat yang dapat memberikan kesejahteraan bagi rakyat.

Apabila berpolitik dilakukan dengan baik dan benar, maka dapat menjadikan negara ini lebih baik. Di sinilah peran pemuda (milenial) sebagai sosok yang muda, dinamis, penuh energi dan optimis, diharapkan untuk dapat menjadi motor perubahan dengan berusaha membawa ide-ide segar serta pemikiran-pemikiran kreatif.

Dengan kata lain pemuda diharapkan menjadi pemimpin masa depan yang lebih baik dari pemimpin masa kini. Bahkan, pemuda diharapkan mampu menentukan (memilih) sosok calon pemimpin yang bisa mendorong terjadinya transformasi dunia ini ke arah yang lebih baik melalui efektifitas, perbaikan dan pengembangan.

Demikian disampaikan anggota Komisi I DPR RI Fraksi Gerindra Dapil DIY, Andika Pandu Puragabaya, di kediamannya, Lempongsari, Ngaglik, Sleman, Minggu (27/8/2018).

“Generasi muda milenial tidak hanya berkewajiban terhadap dirinya sendiri dalam membangun masa depan serta karir, tetapi juga punya tanggungjawab dalam membangun sekaligus menentukan arah bangsa dan negara tercinta ini. Sehingga pemuda harus kritis memilih pemimpin,” papar Pandu.

Pandu mengungkapkan, pemuda milenial sangat bisa menentukan nasib bangsa ini ke depannya. Ketepatan dalam memilih pemimpin menjadi sangat vital. Di mana generasi muda harus mampu menentukan pilihannya terhadap pemimpin  yang benar-benar dapat membela kepentingan rakyat, membela kepentingan bangsa dan negara dan bukanlah membela kepentingan asing.

“Generasi milenial termasuk dalam generasi yang sangat istimewa, karena mereka generasi yang lahir pada masa perkembangan teknologi yang semakin maju. Namun disisi lain, generasi ini juga mempunyai banyak tantangan. Banyak arus informasi yang masuk tanpa dapat dibendung membuat generasi ini harus bijak, pintar-pintar memilih sekaligus memilah informasi mana saja yang akan diambil untuk sesuatu hal yang bermanfaat,” sambung Andika Pandu yang dalam kesempatan liburnya selalu menyempatkan diri mengunjungi dan bertatap muka dengan warga DIY.

Ia juga mengingatkan, generasi milenial agar selalu kritis khususnya dalam menentukan calon pemimpin negara pada Pilpres 2019 mendatang. Dimana, terdapat 2 kontestan akan berlaga. Sehingga harus dikembangkan jiwa kritis demi mendapatkan pemimpin Indonesia yang berdampak kebaikkan, kemajuan dan bermartabatnya negeri ini.

"Pemuda milenial harus dapat memilih pemimpin yang dapat memenuhi kaidah sebagai pemimpin yang melayani masyarakat, bukan malah masyarakat yang melayani pemimpin. Pemimpin yang jiwa raganya untuk seluruh bangsa, negara serta komponen anak bangsa ini. Bukan pemimpin yang membela kepentingan asing," tandas Andika Pandu yang siap bakal maju mencalonkan diri kembali untuk duduk di anggota legislatif tahun depan. KMP2


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Andika Pandu : Pemuda Milenial Tak Boleh Asal Pilih Pemimpin"

Posting Komentar