PT Pariwisata Perlu Kembangkan Ciri Khas


Kabarmerahputih.net - Perguruan Tinggi (PT) pariwisata ataupun PT yang memiliki prodi pariwisata wajib terus mengembangkan diri. Pengembangan dapat difokuskan pada kekhasan yang dimiliki masing-masing untuk bisa memenuhi permintaan industri pariwisata dalam negeri.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia Prof. Azril Azahari di Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo (Stipram), Sabtu (11/08). Ditemui usai mengisi Kuliah Perdana Mahasiswa Baru Tahun 2018/2019 Stipram Yogyakarta 'Kenapa Harus Kuliah di Perguruan Tinggi Pariwisata', Azril mengungkapkan, kebutuhan akan sumber daya manusia di bidang pariwisata masih sangat banyak.

"Prodi pariwisata di masing-masing PT harus tidak sama kekhasannya. Jadi tidak akan bersaing dalam mencari mahasiswa. Selain itu, lulusannya pun nantinya akan akan punya keahlian khusus. Misalnya saja, PT memilih fokus ke Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) sebagai kekhasannya, atau restoran," ujarnya.

Azril juga menegaskan, setiap PT wajib berwawasan nusantara, tidak hanya lokal. Dengan begitu diharapkan mampu lebih meningkatkan daya saing SDM bangsa. Terkait kekhasan PT pariwisata, ia pun mengatakan, saat ini belum ada yang memiliki kekhasan terkait Gastronomi atau ilmu seni dan sains pengolahan makanan. 

"Gastronomi itu lebih ke seni dan sains dari masakan, jadi tidak sekedar mengolah masakan. Dan ini belum ada di Indonesia, jadi akan baik jika ada yang mau fokus ke ilmu ini. Ilmu gizi juga belum banyak, padahal bisa menjadi fokus dalam ilmu pariwisata juga," imbuhnya.

Selain itu, dalam dunia pariwisata Indonesia, Azril berpendapat pemerintah perlu menyusun perencanaan tenaga kerja pariwisata yang sampai saat ini belum ada di Kementerian Pariwisata. Padahal, dengan adanya perencanaan, PT menjadi tahu arah pariwisata ke depannya, sehingga bisa menyiapkan SDM yang memang dibutuhkan.



Menurut Azril, ada empat hal yangenjadi fondasi dunia pariwisata, yakni hospitality, food and beverage, event, dan appreciation and destination. Pendidikan S1 pariwisata di Indonesia pun sudah semakin luas, bahkan masih terbuka kesempatan mengembangkan ilmu pariwisata lagi dan lagi.

"Pariwisata kita bahkan telah mengembangkan ilmu baru, yakni retail. Hal ini tentu menggembirakan, karena pada dasarnya pariwisata menjadi bidang penting. Kontribusi pariwisata dalam meningkatkan pendapatan masyarakat cukup tinggi," imbuhnya. (Ratih Keswara)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PT Pariwisata Perlu Kembangkan Ciri Khas"

Posting Komentar