Tayangkan Siaran Piala Dunia Tanpa Izin, 8 Hotel Berbintang Masing – masing Didenda Rp 1 Miliar


Kabarmerahputih.net - PT.Inter Sport Marketing (ISM)/PT. Nonbar selaku pemegang hak eksklusif siaran Piala Dunia 2014 memenangkan gugatan yang ditujukan kepada Arjuna Hotel Yogyakarta, Cakra Kusuma Hotel Yogyakarta dan Citi Hub Hotel Yogyakarta.

Majelis hakim Pengadilan Niaga Semarang dalam putusannya menyatakan bahwa tergugat, Arjuna Hotel Yogyakarta, Cakra Kusuma Hotel Yogyakarta dan Citi Hub Hotel Yogyakarta terbukti secara sah dan meyakinkan telah bersalah karena menggunakan konten siaran piala dunia 2014 Brazil tanpa izin dari pemegang hak ciptanya di Indonesia yakni PT. ISM/PT. Nonbar. 

Karena itu, majelis hakim memutus menghukum ketiga hotel tergugat tersebut untuk masing – masing membayar kerugian kepada penggugat sebesar Rp1 miliar. Putusan ini bukanlah yang pertama dijatuhkan majelis hakim terhadap hotel berbintang yang kedapatan melanggar izin hak siar Piala Dunia Brasil.

Sebelumnya, vonis yang sama dijatuhkan terhadap 5 hotel berbintang lain di DIY dan Jawa Tengah, yakni Ros In Hotel Yogyakarta, Grand Zuri Hotel Yogyakarta, Merapi Merbabu Hotel Yogyakarta, Grand Artos Hotel Magelang dan Grand Quality Hotel Yogyakarta. Kelimanya juga dihukum membayar kerugian masing-masing sebesar Rp1 miliar.

Regional Director PT ISM sekaligus PT Nonbar, Tubagus Aria mengatakan, hingga saat ini total sudah 8 hotel yang tumbang di pengadilan. Aria mengungkapkan, saat ini masih ada beberapa hotel berbintang di Yogyakarta yang memiliki perkara yang sama dengan PT. ISM/PT. Nonbar yang akan segera menyusul untuk digugat ke pengadilan.

“Kami menyayangkan jika masih saja ada pihak hotel yang berperkara dengan kami terkait penggunaan siaran piala dunia 2014 tanpa izin dari kami namun tetap saja ngeyel dan merasa tidak bersalah. Padahal sudah cukup banyak hotel berbintang baik di DIY maupun di luar DIY yang telah divonis bersalah karena menayangkan konten siaran Piala Dunia 2014 tanpa izin kami,” ungkap Aria.

Sementara Kuasa Hukum PT. ISM/PT. Nonbar Wahyu Priyanka SH MH menambahkan, selain gugatan perdata, pihaknya juga melayangkan gugatan dari sisi pidana. Beberapa hari yang lalu, salah seorang General Manager Hotel Berbintang 5 di Yogyakarta telah resmi ditetapkan statusnya sebagai tersangka oleh Polda DIY. 

Lebih lanjut Wahyu menjelaskan bahwa sejak awal bahkan hingga saat ini pun pihaknya membuka diri untuk penyelesaian permasalahan ini melalui jalur mediasi. Namun, jika pihak hotel tetap bersikeras memilih jalur litigasi, maka pihaknya tidak akan mundur satu langkah pun. Terlebih, perusahaannya memiliki legal standing yang sudah terbukti baik melalui putusan pidana maupun perdata. KMP2


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tayangkan Siaran Piala Dunia Tanpa Izin, 8 Hotel Berbintang Masing – masing Didenda Rp 1 Miliar"

Posting Komentar