Pengelola Puncak Sosok Mengeluh Bau TPA Piyungan


Kabarmerahputih.net - Objek wisata Puncak Sosok di Desa Bawuran, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul sedang gencar bersolek. Pembangunan terus dilakukan untuk melengkapi fasilitas umum bagi wisatawan. Namun, ada masalah serius yang dikeluhkan pengelola, yakni bau tidak sedap dari TPA Piyungan.

"Sebagai warga yang sudah lama di sini, cuma dapat imbas negatifnya saja. Kalau enggak bisa dipindah, mbok ya pengelolaannya dibagusin lagi," ucap Rudi Harianto, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jabal Kelor.

Pokdarwis Jabal Kelor merupakan kelompok yang menaungi tiga objek wisata di daerah Bawuran, meliputi Puncak Sosok, Puncak Gebang, dan Treck Downhill Puncak Gebang-Sosok. Pokdarwis tidak bisa berbuat apa-apa menyikapi bau tidak sedap dari TPA Piyungan yang hanya berjarak satu kilometer dari Puncak Sosok.

Menurutn Rudi, menghilangkan bau dari TPA mungkin tidak mudah dilakukan, namun setidaknya bisa dikurangi dengan memberi aroma lavender, serai, dan sebagainya. Akan tetapi, penangkalnya lebih besar daripada sumber aromanya.

“Baunya terus tercium apalagi kalau musim hujan tiba. Di beberapa TPA, contohnya di Jawa Timur itu, katanya sih benar-benar bisa enggak bau. Di sana bisa, kok di sini enggak bisa?" ujar Rudi.

Dia sangat berharap Pemerintah Daerah yang mengurus persoalan sampah agar memberikan atensi serius dan menangani sumber bau tidak sedap. Sehingga bau tidak sedap itu tidak tercium dalam radius 3 km sebagaimana mestinya. Bukan seperti saat ini yang masih tercium pada radius 5 km.

Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Pleret, Sadimin mengatakan, bau dari TPA Piyungan memang sangat mengganggu warga sekitar, khususnya para pengunjung dan pengelola Puncak Sosok.

"Kalau anginnya ke selatan, itu baunya sampai Puncak Sosok. Tempatnya di Piyungan, tapi yang mengelola Provinsi DIY. Kalau itu benar-benar tempat pengolahan sampah, ya harus diolah biar enggak bau," tegas Sadimin.

Bau tidak sedap TPA Piyungan membuat Puncak Sosok menjadi tempat yang tidak nyaman dikunjungi. Padahal, pengunjung banyak yang ingin berlama-lama menikmati suasana Puncak Sosok beserta kulinernya. 

Sumber: Wartakonstruksi.com


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengelola Puncak Sosok Mengeluh Bau TPA Piyungan"

Posting Komentar